Touna || Program revitalisasi SLB Negeri Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, yang bersumber dari APBN 2026 senilai sekitar Rp1,4 miliar, saat ini telah mencapai progres 49 persen.
Program tersebut mencakup pembangunan gedung serba guna, ruang UKS, Ruang Pembelajaran Khusus (RPK), serta selasar sebagai penghubung antarbangunan. Pekerjaan ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026.
Baca juga: Bangun Sekolah, Antre Rekomendasi
Kepala SLB Negeri Tojo Una-Una, Yuliani, S.E., M.Pd., mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari usulan prioritas sekolah untuk mendukung proses belajar mengajar.
Menurutnya, keberadaan RPK menjadi salah satu fasilitas penting karena digunakan untuk asesmen dan pembelajaran individual bagi siswa yang membutuhkan penanganan sesuai karakteristik dan kebutuhannya.
“Kami sangat bersyukur adanya bantuan ini. Meski masih ada kebutuhan lain, ke depannya masih ada beberapa fasilitas yang membutuhkan penanganan,” ujar Yuliani, Minggu (20/9/2026).
Baca juga: Rp100 Juta APBN untuk Irigasi Tersier, Kelompok Tani Dahlia Maranata Rampungkan Saluran 317 Meter
Ia berharap dukungan pemerintah dapat berlanjut pada program revitalisasi berikutnya, khususnya untuk penataan lingkungan sekolah seperti pembangunan pagar dan paving block.
Yuliani menilai pagar diperlukan untuk mendukung keamanan lingkungan sekolah, terutama karena peserta didik SLB membutuhkan perhatian dan pengawasan yang lebih sesuai dengan kondisi masing-masing.
“Mudah-mudahan ada peluang untuk bantuan pagar, karena sangat penting agar anak-anak tidak berkeliaran keluar dari sekolah,” ungkapnya.
Baca juga: Kepsek Sudah Jawab, Polemik Revitalisasi SDN 19 Sirenja Selesai?
Dengan progres pekerjaan yang telah mencapai 49 persen, pihak sekolah berharap pembangunan dapat diselesaikan sesuai target sehingga fasilitas baru tersebut segera dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pendidikan di SLB Negeri Tojo Una-Una.
Reporter : Agus
Penyunting : W13D
Kategori : Pendidikan
Sumber : Liputan
Editor : Redaksi