Kadisdik Sulteng Warning Kepsek SMA: Jangan Mainkan Data Dapodik dan Dana BOS

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
MKKS SMA se-Kota Palu yang digelar di aula SMAN 7 Kota Palu (foto : agus_beritaformat)
MKKS SMA se-Kota Palu yang digelar di aula SMAN 7 Kota Palu (foto : agus_beritaformat)

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza DP, memberikan peringatan tegas kepada seluruh kepala sekolah SMA di Kota Palu agar jujur dan berhati-hati dalam mengelola data Dapodik dan dana BOS.

Pernyataan itu disampaikan saat membuka kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Palu yang digelar di SMAN 7 Palu, Kamis (9/4/2026), yang dihadiri para kepala sekolah, unsur cabang dinas, serta pengurus MKKS.

Firmanza menegaskan bahwa data Dapodik menjadi penentu utama alokasi dana BOS, sehingga manipulasi atau ketidaksesuaian data dapat berdampak serius, baik secara administratif maupun terhadap kepercayaan publik.

“Kepala sekolah harus jujur dan transparan dalam pengelolaan Dapodik dan dana BOS agar tidak menimbulkan kecurigaan publik,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar kepala sekolah menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah, memperhatikan kesejahteraan tenaga PPPK, menghindari pungutan liar (pungli) serta tidak menjadikan media sosial sebagai ruang “curhat” yang dapat merugikan institusi. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga profesionalitas dan citra dunia pendidikan di daerah.

Program “Berani Cerdas” Jadi Fokus
Firmanza juga menekankan pentingnya optimalisasi program “Berani Cerdas” bagi siswa yang berpotensi, guna meringankan beban biaya pendidikan, membuka akses ke jenjang pendidikan tinggi dan mencetak generasi berprestasi.

Sementara itu, Ketua MKKS SMA Kota Palu, Salim, menyampaikan bahwa forum tersebut membahas sejumlah agenda strategis, antara lain pembentukan karakter “berani berkah”, optimalisasi tata kelola dan dana BOS, peningkatan kualitas dan kinerja guru, peningkatan prestasi siswa melalui OSN, FLS3N, dan O2SN.

Selain itu, MKKS juga menyiapkan partisipasi sekolah dalam rangka peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah.

“Kami berharap pertemuan ini menghasilkan masukan konkret dari seluruh anggota untuk program yang akan dilaksanakan ke depan,” ujarnya.

Kegiatan MKKS ini menjadi momentum konsolidasi kepala sekolah SMA di Kota Palu untuk memperkuat tata kelola pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada prestasi siswa, di tengah sorotan publik terhadap pengelolaan dana pendidikan.

Reporter: Agus
Editor: W13D
Kategori: Pendidikan 
Lokasi: Palu, Sulawesi Tengah
Sumber: Liputan