Anak Buruh Bangunan dari NTT Lulus IPDN, Kini Resmi Jadi Pamong Praja Muda
Perjuangan Aji Bayu Ramadhan, putra seorang buruh bangunan asal Kecamatan Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), berbuah manis. Berasal dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), Aji resmi dilantik sebagai Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII bersama 1.203 lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) oleh Presiden Prabowo Subianto di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).
Aji mengaku perjalanan menuju IPDN tidaklah mudah. Keterbatasan akses informasi di daerah asalnya menjadi tantangan terbesar. Namun, dengan tekad, doa, dan dukungan penuh dari kedua orang tuanya, ia mencari sendiri seluruh informasi seleksi melalui kanal resmi secara daring hingga berhasil mengikuti setiap tahapan.
"Hal yang paling saya rasakan susah ketika masuk IPDN adalah informasi. Saya berasal dari daerah 3T yang akses informasinya belum terlalu terbuka," ujar Aji, Kamis (30/7/2026).
Putra dari seorang buruh bangunan yang juga pernah menjadi pemungut rongsokan dan perajin itu menegaskan proses seleksi IPDN berlangsung secara terbuka dan transparan sehingga tidak dapat diintervensi oleh pihak mana pun.
"Saya adalah saksi bahwa seluruh proses seleksi dilakukan melalui sistem online dan tidak bisa diintervensi oleh siapa pun," katanya.
Perjuangan tersebut juga tidak lepas dari pengorbanan kedua orang tuanya. Demi mengikuti seluruh tahapan seleksi, Aji harus menempuh perjalanan sekitar tiga jam dari Soe menuju Kota Kupang. Orang tuanya terus memberikan dukungan, mulai dari memenuhi kebutuhan persiapan hingga mendampinginya selama proses seleksi.
Selama menempuh pendidikan di IPDN, Aji mengaku seluruh kebutuhan dasar praja dipenuhi oleh negara, sehingga ia dapat fokus belajar dan membentuk karakter sebagai calon aparatur pemerintahan.
"Semua kebutuhan kami, mulai dari pakaian, seragam, makanan, hingga fasilitas dasar telah disediakan. Kami hanya perlu fokus belajar," tuturnya.
Bagi Aji, pelantikan sebagai Pamong Praja Muda bukan menjadi akhir perjuangan, melainkan awal pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap kisah hidupnya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya yang berasal dari daerah terpencil, agar tidak menyerah pada keterbatasan dan terus berjuang meraih cita-cita.
Reporter : Asri
Penyunting : W13D
Kategori : Nasional
Lokasi : Jatinangor, Jawa Barat
Sumber : Puspen Kemendagri
Editor : Redaksi