FORMAT SIDOARJO | Aminatus Sakdiyah, jurnalis Sidoarjo dari media online Wartawati, mengalami intimidasi saat meliput persoalan sampah yang menumpuk di jalan Wahidin Sudiro Husodo, Sidoarjo. Ia ditegur dan dipaksa mengakui kesalahan yang tidak pernah ia lakukan.
Menurut Aminatus, ia mengambil foto tumpukan sampah untuk kepentingan pemberitaan, namun hal itu memicu kemarahan sejumlah pihak.
Baca juga: Aksi Curanmor Gagal, Terduga Pelaku Babak Belur Diamuk Massa
"Saya diintimidasi, bahkan disebut-sebut menerima uang dari pengelola titik pembuangan sampah pasar Krian," ujarnya. Selasa (20/5/2025).
Baca juga: Dibangunkan Dini Hari, Pria di Lumajang Tewas Dibacok Celurit; Rekan Sendiri Diduga Jadi Pelaku
Ketua Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Sidoarjo, Arri Pratama, mengingatkan agar tidak ada pertemuan tanpa kehadiran perwakilan dari komunitas jurnalis. "Ini demi perlindungan Mbak Aminatus dan juga kepentingan hukum," ujarnya.
Pihak KJJT menuntut pihak berwenang untuk bertindak dan melindungi jurnalis dari intimidasi.
"Kalau tidak ada itikad baik dari pihak-pihak yang terlibat, kami akan melakukan aksi terbuka di wilayah tersebut," tegas Arri. (Clara/Mashuri)
Editor : Redaksi