FORMAT SIDOARJO | Aminatus Sakdiyah, jurnalis Sidoarjo dari media online Wartawati, mengalami intimidasi saat meliput persoalan sampah yang menumpuk di jalan Wahidin Sudiro Husodo, Sidoarjo. Ia ditegur dan dipaksa mengakui kesalahan yang tidak pernah ia lakukan.
Menurut Aminatus, ia mengambil foto tumpukan sampah untuk kepentingan pemberitaan, namun hal itu memicu kemarahan sejumlah pihak.
Baca juga: Karnaval Budaya Meriahkan HUT RI ke-81 di Desa Dlanggu
"Saya diintimidasi, bahkan disebut-sebut menerima uang dari pengelola titik pembuangan sampah pasar Krian," ujarnya. Selasa (20/5/2025).
Baca juga: Ribuan Warga Manduro MG Padati Jalan Sehat HUT RI ke-81
Ketua Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Sidoarjo, Arri Pratama, mengingatkan agar tidak ada pertemuan tanpa kehadiran perwakilan dari komunitas jurnalis. "Ini demi perlindungan Mbak Aminatus dan juga kepentingan hukum," ujarnya.
Pihak KJJT menuntut pihak berwenang untuk bertindak dan melindungi jurnalis dari intimidasi.
Baca juga: HUT RI ke-81 Desa Sidolaju Meriah, Warga Nikmati Hiburan Orkes Astina
"Kalau tidak ada itikad baik dari pihak-pihak yang terlibat, kami akan melakukan aksi terbuka di wilayah tersebut," tegas Arri. (Clara/Mashuri)
Editor : Redaksi