FORMAT PARIMO | Ramainya pemberitaan di media ini, terkait dugaan penggunaan dana BOS, PIP, dan gaji guru madrasah kelas jauh di Desa Patingke, Kecamatan Tinombo, mendapat respon dari SUF, Kepala Madrasah (Kamad) MIS Bondoyong, Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parigi Moutong.
SUF menemui perwakilan beritaformat.com di Sulawesi Tengah, sejak pukul 16.07 WITA, mengklarifikasi dan memohon maaf atas kekhilafan pada saat dihubungi awak media beberapa waktu lalu, yang sempat dia sampaikan melalui pesan singkat Whatsapp.
Baca juga: 100 Lebih Siswa SDN 3 Dampelas Berebut Satu Toilet Layak, Sekolah Minta Revitalisasi
"Tujuan saya berbicara itu sebenarnya bukan untuk bapak, namun karena kita sudah terburu emosi akhirnya, jadi salah paham," ungkapnya mengawali pembicaraan, Sabtu (3/8/2024).
Baca juga: 28 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan, Perempuan Dibekuk di Bolano
SUF yang datang didampingi adik kandungnya, membeberkan sejumlah fakta yang selama ini belum awak media ketahui hingga, terjadi miskomunikasi dan kegaduhan.
"Sebenarnya, ini permasalahan pribadi saya dengan Oemar Bakri, yang tidak ada sangkut pautnya dengan madrasah, baik MI Bondoyong, maupun MI kelas jauh yang ada di Desa Patingke. Ini murni bukan masalah seperti yang dituduhkan ke saya tentang, penyalahgunaan dana BOS, PIP, dan Gaji Guru. Jika dalam investigasi yang dilakukan oleh lembaga terkait, terdapat hal atau dugaan penyalahgunaan dimaksud, saya siap bertanggung jawab, baik dengan data maupun fakta yang ada. Jika itu benar," terang SUF.
Baca juga: Yonif TP 918/MM Gelar Pelayanan Kesehatan Terpadu untuk Warga Desa Labuan
Perbincangan SUF dan perwakilan awak media selama ±3 jam, membahas juga tentang kerjasama publikasi penggunaan anggaran madrasah, khususnya bantuan dari pemerintah agar, transparansi dan akuntabilitas bisa dipantau bersama masyarakat. (Asri)
Editor : Redaksi