Groundbreaking Jalan Palu-Kulawi Dimulai, Pemprov Sulteng Gelontorkan Rp604,8 Miliar untuk Infrastruktur

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, saat memberikan sambutan pada groundbreaking proyek jalan Palu-Kulawi di lapangan Desa Kota Pulu, Kabupaten Sigi (foto : agus_beritaformat)
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, saat memberikan sambutan pada groundbreaking proyek jalan Palu-Kulawi di lapangan Desa Kota Pulu, Kabupaten Sigi (foto : agus_beritaformat)

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi memulai pekerjaan rekonstruksi Ruas Jalan Palu-Kulawi melalui kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama Program Berani Lancar yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan tersebut menandai dimulainya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan senilai Rp604,8 miliar yang tersebar di berbagai wilayah di Sulawesi Tengah. Hadir dalam kegiatan itu Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi, Wakil Bupati Poso Soeharto Kandar, unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala OPD, serta ratusan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menegaskan bahwa pembangunan Jalan Palu-Kulawi yang selama ini dinantikan masyarakat akhirnya mulai direalisasikan setelah melalui tahapan perencanaan, penganggaran, pembahasan hingga proses tender.

"Sering muncul komentar di media sosial yang mempertanyakan mana Jalan Palu-Kulawi yang dijanjikan. Hari ini saya jawab, inilah Jalan Palu-Kulawi yang mulai dikerjakan. Pembangunan tidak bisa selesai dalam sehari. Ada proses yang harus dilalui sesuai aturan," tegas Rizal.

Rizal menjelaskan, keterbatasan kapasitas fiskal daerah membuat Pemerintah Kabupaten Sigi tidak dapat membiayai pembangunan infrastruktur strategis secara mandiri. Karena itu, sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan.

"Harus dipahami bahwa kemampuan daerah sangat terbatas. Karena itu kami terus membangun komunikasi, melakukan lobi dan memperjuangkan bantuan dari provinsi maupun pusat agar kebutuhan masyarakat bisa diwujudkan," ujarnya.

Ia juga membantah anggapan bahwa kunjungannya ke Jakarta tidak berkaitan dengan kepentingan daerah. Menurutnya, berbagai agenda di ibu kota dilakukan untuk memperjuangkan anggaran dan program pembangunan bagi masyarakat Kabupaten Sigi.

"Kalau saya ke Jakarta bukan untuk jalan-jalan. Saya datang untuk memperjuangkan anggaran dan program pembangunan bagi masyarakat Sigi. Kalau tidak ada perjuangan ke pusat, pembangunan tidak akan berjalan seperti yang kita lihat hari ini," katanya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah merupakan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, bukan sekadar pencitraan.

"Ini bukan soal popularitas dan bukan mencari pujian. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat. Uang rakyat harus kembali kepada rakyat dalam bentuk manfaat yang bisa dirasakan," ujar Anwar.

Menurutnya, meski APBD Provinsi Sulawesi Tengah mengalami penyesuaian akibat kebijakan efisiensi anggaran nasional, pemerintah tetap memastikan program prioritas, khususnya pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik, tetap berjalan.

"Kami melakukan efisiensi, tetapi pembangunan untuk rakyat tidak boleh berhenti. Jalan harus dibangun dan pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan," tegasnya.

Program Berani Lancar 2026 mencakup 24 paket pekerjaan jalan dan jembatan di sejumlah kabupaten, yakni Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Poso, Morowali Utara, Morowali, Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Buol, Tojo Una-Una dan Tolitoli. Salah satu fokus utama program tersebut adalah rekonstruksi Ruas Jalan Palu-Kulawi yang selama ini menjadi jalur vital penghubung masyarakat Kabupaten Sigi dengan Kota Palu.

Di akhir sambutannya, Gubernur Anwar Hafid mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan proyek agar kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi dan penggunaan anggaran tetap transparan serta akuntabel.

Pemerintah berharap dimulainya rekonstruksi Jalan Palu-Kulawi dan berbagai proyek strategis lainnya dapat meningkatkan konektivitas, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan di Sulawesi Tengah.

Reporter : Agus
Penyunting : W13D
Kategori : Daerah
Lokasi : Sigi, Sulawesi Tengah
Sumber : Liputan