Tertutup dari Media, Oknum Kepsek di Palu Dinilai Tak Layak Jadi Teladan

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Gambar ilustrasi redaksi beritaformat.com
Gambar ilustrasi redaksi beritaformat.com

Jum'at, 25 Juli 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Palu, Sulawesi Tengah

Kategori: Pendidikan | Penulis: Yudi

Seorang oknum Kepala Sekolah di Kota Palu diduga enggan memberikan keterangan kepada awak media saat hendak dikonfirmasi terkait aktivitas sekolah. Sikap tertutup dan acuh tersebut dinilai tidak mencerminkan perilaku seorang pendidik yang semestinya menjadi contoh positif bagi siswa.

Peristiwa ini terjadi saat sejumlah jurnalis melakukan kunjungan ke sebuah sekolah SMA di Jl. Dewi Sartika, Kota Palu pada, Jum'at (25/7/2025). Saat awak media menanyakan keberadaan kepala sekolah di bagian resepsionis, seorang staf menunjuk ke arah guru yang sedang melintas. Namun, ketika dihampiri, guru tersebut justru mengatakan bahwa dirinya bukan kepala sekolah dan kembali menunjuk staf resepsionis sebelumnya sebagai kepala sekolah yang dimaksud.

Saat dimintai konfirmasi, kepala sekolah tersebut enggan diwawancarai. Ia hanya menyampaikan bahwa pihak sekolah sudah bekerja sama dengan beberapa media di Palu dan mengklaim seluruh pemberitaan terkait sekolahnya sudah dipublikasikan. Namun, saat diminta menunjukkan bukti tayangan atau publikasi, ia menolak dengan alasan "tidak enak kepada awak media."

Sikap tertutup tersebut menuai kritik dari kalangan jurnalis.

“Kami datang dengan itikad baik untuk mengangkat citra pendidikan, tapi justru mendapat perlakuan tidak etis. Seorang kepala sekolah seharusnya terbuka, bukan malah menghindar,” ujar salah satu jurnalis lokal yang turut hadir dalam kunjungan tersebut.

Insiden ini memunculkan pertanyaan publik soal integritas dan keterbukaan pejabat pendidikan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Diharapkan, Dinas Pendidikan Kota Palu segera memberikan perhatian terhadap sikap oknum kepala sekolah tersebut.