Anas Urbaningrum Ajak HMI-PMII Rawat Persaudaraan

Reporter : Redaksi
Anas Urbaningrum, mantan Sekjen Partai Demokrat sekaligus aktivis (foto : asri_beritaformat)

Mantan Ketua Umum PB HMI Anas Urbaningrum menyampaikan pesan terbuka kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk menjaga kerukunan dan persaudaraan antara Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Dalam pesannya yang disampaikan dengan nada santai dan penuh keakraban, Anas menilai tidak ada alasan mendasar bagi HMI dan PMII untuk saling bermusuhan. Menurut dia, kompetisi antarkelompok merupakan hal wajar sepanjang tetap berada dalam koridor persaudaraan dan bertujuan menghadirkan kemaslahatan bersama.

Baca juga: Tiga Prajurit Yonif TP 918/MM Raih Medali di Kejurnas Karate Gojukai 2026

Anas mengaitkan pandangan tersebut dengan teori sosial, demokrasi, masyarakat sipil, serta prinsip ukhuwah. Ia menilai perbedaan latar belakang organisasi semestinya tidak menjadi penghalang untuk membangun hubungan yang sehat.

Pesan serupa, kata Anas, juga berlaku dalam lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Menurutnya, latar belakang organisasi seseorang, baik alumni PMII, HMI, GMNI, IPNU, Ansor, maupun Fatayat tidak semestinya menjadi alasan untuk merenggangkan persaudaraan ketika seseorang terpilih memimpin PBNU.

Anas juga mengenang hubungan persaudaraan yang pernah dibangun oleh almarhum Kyai Abdul Jalil Mustaqim dari Pondok Pesantren PETA, Tulungagung, antara dirinya dan Cak Imin.

Keduanya pernah sama-sama memimpin organisasi masing-masing. Cak Imin saat itu berada di penghujung masa kepemimpinannya di PMII, sedangkan Anas baru memulai kepemimpinannya di HMI.

Baca juga: Laboratorium Emas Diduga Beroperasi di Lantai 28, Bareskrim Bongkar Jaringan hingga Dubai

Anas mengingat salah satu pesan singkat Kyai Jalil yang menurutnya hingga kini masih relevan. “PMII dan HMI yang rukun ya.”

Di akhir pesannya, Anas menyampaikan salam paseduluran atau persaudaraan kepada Cak Imin. Ia juga melontarkan gurauan bahwa singkatan HMI dapat dimaknai secara bersahaja sebagai “Haji Muhaimin Iskandar” untuk mencairkan suasana.

Pesan Anas pada intinya menempatkan perbedaan organisasi sebagai bagian dari dinamika kehidupan demokratis, bukan alasan untuk membangun permusuhan.

Baca juga: RDP CSR Migas Memanas, DPRD Banggai Semprot SKK Migas dan JOB Tomori

Pandangan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan persaudaraan di tengah perbedaan pilihan, latar belakang organisasi, maupun kepentingan politik.

Reporter : Asri
Penyunting : W13D
Kategori : Politik
Lokasi : Jakarta
Sumber : Opini

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru