Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah dua pendaki, Maliya Finda (51) dan pemandunya Irfan Nasrul Laili (35), dari kawasan Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Bondowoso, Jawa Timur, Rabu (5/8/2026). Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar 13 jam, setelah keduanya dinyatakan hilang kontak selama dua hari.
Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, yang ikut memimpin operasi di lapangan menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan evakuasi meski harus menghadapi medan terjal dan cuaca yang tidak bersahabat.
Baca juga: 24 Jam Lebih, Api Pabrik Sepatu Belum Jinak; Ekskavator Turun Bongkar Reruntuhan
"Alhamdulillah, setelah melalui perjuangan yang melelahkan, jenazah akhirnya dapat dievakuasi ke bawah," ujarnya.
Setibanya di rumah sakit, kedua jenazah menjalani visum luar dan pemeriksaan forensik sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
"Jika proses visum bisa segera selesai, jenazah akan langsung diserahkan ke pihak keluarga," tambahnya.
Baca juga: Sinergi Media dan Polisi Dorong Lalu Lintas Berbudaya
Operasi pencarian dan evakuasi berlangsung selama dua hari akibat medan Gunung Piramid yang dikenal ekstrem serta kondisi cuaca yang menyulitkan pergerakan tim penyelamat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keindahan alam selalu berdampingan dengan risiko. Ambisi menaklukkan puncak tidak boleh mengalahkan persiapan, kewaspadaan, dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan dalam setiap pendakian.
Reporter : Rully
Penyunting : W13D
Kategori : Peristiwa
Lokasi : Bondowoso, Jawa Timur
Sumber : Liputan
Baca juga: PKDI Mojokerto Juara PKDI Cup II 2026, Top Skor dan Pemain Terbaik Ikut Diborong
Editor : Redaksi