Rp100 Juta APBN untuk Irigasi Tersier, Kelompok Tani Dahlia Maranata Rampungkan Saluran 317 Meter
SIGI || Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Kementerian Pertanian terus mendorong peningkatan infrastruktur pertanian melalui program pemeliharaan jaringan irigasi tersier tahun 2026.
Salah satu penerima program tersebut adalah Kelompok Tani Dahlia di Desa Maranata, Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kelompok tani ini menerima dukungan anggaran APBN sebesar Rp100 juta untuk pelaksanaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier.
Dana tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan material, tenaga kerja, serta kebutuhan pendukung lainnya sesuai dengan ketentuan pelaksanaan kegiatan.
Ketua Kelompok Tani Dahlia, Merion, mengatakan pemeliharaan jaringan irigasi tersebut memberikan manfaat langsung bagi petani, terutama dalam memperlancar distribusi air menuju lahan persawahan.
"Untuk pekerjaan saluran sepanjang 317 meter itu kita laksanakan tiga minggu dan rampung," kata Merion, Kamis (17/9/2026).
Menurutnya, sebelum dilakukan pemeliharaan, petani mengalami kendala dalam mendapatkan aliran air. Selain terdapat penyumbatan material, distribusi air juga belum terarah dengan baik menuju lahan pertanian.
"Adanya bantuan ini petani merasa senang karena lebih mudah mengambil air. Sebelumnya agak kesulitan karena ada penyumbatan material dan aliran air tidak terarah ke lahan," ujarnya.
Merion berharap program pemeliharaan jaringan irigasi tersebut dapat terus berlanjut. Pasalnya, masih terdapat bagian saluran yang membutuhkan penanganan.
"Mudahan kami bisa dapat lagi bantuan tersebut agar bisa kami lanjutkan sambungan ke arah bawah, karena masih sekitar 300 meter lagi yang butuh penanganan," ungkapnya.
Program pemeliharaan irigasi tersier tersebut diharapkan dapat menjaga kelancaran pasokan air ke lahan pertanian sekaligus mendukung keberlanjutan kegiatan usaha tani masyarakat di Desa Maranata.
Reporter : Agus
Penyunting : W13D
Kategori : Ekonomi
Sumber : Liputan
Editor : Redaksi