Diminta Tolong Keluarga, Diduga Oknum Kasun Malah "Uhui" dan Kasih Tips Korban
FORMAT PARIGIMOUTONG | Kejahatan terhadap anak dibawah umur, semakin marak terjadi diberbagai belahan wilayah hukum Indonesia. Tak terkecuali di Kabupaten Parigimoutong, Provinsi Sulawesi Tengah yang mana, telah terjadi kasus eksploitasi terhadap anak yang diduga dilakukan oleh kerabat korban.
Menurut penuturan salah satu keluarga korban inisial T pada, (26/11) lalu, keponakannya inisial DL (15), asal Desa Persatuan Sejati, Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigimoutong, diajak pacarnya, tak lain anak terduga pelaku ekploitasi inisial ML, untuk bekerja diwarungnya yang berada di Desa Moubang, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigimoutong.
"Dari informasi yang saya dengar, DL malah diperkerjakan sebagai penghibur laki-laki hidung belang oleh ML," tutur T.
Mengetahui hal tersebut, keluarga korban segera mencari tahu keberadaan DL, dengan meminta bantuan Oknum Kasun Desa Persatuan Sejati, inisial BUR alias GER.
Akan tetapi, menurut penuturan T, "usai menemukan keberadaan DL ditempat ML, diduga GER malah menggunakan jasa bocil tersebut, untuk memuaskan nafsu birahinya," ungkapnya.
Kejadian yang sudah sempat dilaporkan Kepala Desa (Kades) Persatuan Sejati, Taufik pada, (15/10) lalu. Sudah ditindak lanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Parigimoutong, dan telah menetapkan ML sebagai terduga pelaku eksploitasi anak dibawah umur.
Akan tetapi, keluarga korban masih tidak bisa menerima keputusan yang dirasanya kurang adil. Keluarga korban meminta aparat penegak hukum, untuk menjerat oknum Kasun alias GER, yang diduga telah turut serta melakukan eksploitasi dan pembiaran pada kasus prostitusi anak dibawah umur.
Terpisah, Taufik selaku Kades Persatuan Sejati sedang melakukan telaah dan akan segera memberhentikan GER sebagai Kasun karena, diduga lalai dengan tanggung jawabnya sebagai aparat desa yang seharusnya bisa memberikan suri tauladan yang baik bagi warganya.
"Ya, memang sudah saya laporkan kepada pihak yang berwajib. Saya pun akan mengambil tindakan tegas untuk memberhentikannya pada bulan Desember tahun 2024 ini," tegasnya, Kamis (12/12/2024).
Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih kesulitan mencari keberadaan GER untuk meminta klarifikasi. Pasalnya, menurut pengakuan istri GER, suaminya sudah pergi dari rumah sejak hari Sabtu minggu lalu dan dirinya tidak tahu keberadaannya dimana. (Asri)
Editor : Redaksi