JOMBANG | Sedekah Bumi atau nyadran, merupakan wujud rasa syukur masyarakat terhadap Tuhan YME, setelah menerima hasil bumi yang melimpah. Tradisi ini sudah berlangsung secara turun temurun dari nenek moyang dengan tujuan, supaya diberikan risky yang melimpah. Seperti halnya acara yang dilaksanakan di Desa Sudimoro Kecamatan Megaluh kabupaten Jombang. Sabtu, (09/09/2023).
Tradisi sedekah bumi mempunyai nilai pendidikan islam mengenai keimanan. Dalam ritualnya juga terdapat pembacaan do'a dan tahlil sebagai lambang kewajiban mengingat Allah SWT, dengan segala sesuatu atas dasar keimanan kepada Allah SWT. Makna tradisi ini adalah rasa bersyukur yang merupakan ajaran baik dalam agama Islam dan nilai ibadah yang bertujuan untuk mencari ridho-NYA.
Baca juga: Samsat Jombang Percepat Layanan, STNK 5 Tahunan Bisa Rampung
Malam ini, Pemdes Sudimoro mengadakan berbagai kegiatan untuk melaksanakan kegiatan sedekah desa. Di mulai pada hari Kamis (7/9), diadakan dialog budaya dengan Dinas Kebudayaan Kab. Jombang yang bertempat di makam Damar Wulan Sudimoro, hari Jum'at (8/9) diadakan pengajian umum dengan pembicara Gus Zuhdi Sarwo Aji, kemudian malam puncak sedekah desa hari ini (Sabtu_red), ada hiburan 'OM ELSAMBA' dengan bintang tamu BRODIN yang digelar didepan rumah Kepala Desa (Kades) Sudimoro.
Tampak hadir dalam acara malam ini Kapolsek Megaluh AKP. H. Wawan Purwoko, S.H., Danramil Megaluh Kaptn Inf. Yateman dan perwakilan dari Muspika Megaluh serta seluruh perangkat desa Sudimoro.
Ach. Romy Fatawi dalam pidato sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih pada masyarakat dan tamu undangan.
"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sudimoro, yang sudah bergotong royong demi suksesnya acara ini. Rangkaian acara sedekah desa atau nyadran yang di laksanakan sejak tanggal 7 kemarin, sampai pada puncak acara malam ini. Kegiatan yang kita laksanakan, adalah bentuk rasa syukur warga Sudimoro karena di berikan hasil bumi yang melimpah dan barokah. Semoga acara seperti ini bisa di agendakan tiap tahun", sampainya.
Masih Romy sapaan akrab Kades Sudimoro, "tak lupa, saya ucapkan terima kasih kepada bapak Kapolsek Megaluh dan bapak Danramil yang sudah memberikan izin. Saya berharap kepada para pecinta musik, jangan sampai ada kegaduhan, dan apabila sampai terjadi kericuhan dan kegaduhan maka seluruh biaya akan di bebankan kepada pericuh itu", pungkasnya.
Para penonton sangat antusias dan terlihat membludak, ingin melihat artis idolanya (Brodin_red). (Darmanto)
Baca juga: Samsat Jombang Tingkatkan Layanan Cek Fisik, Warga Diimbau Datang Lebih Awal
Editor : Redaksi