Sama Bahari Lawan Narkoba, Cegah Stunting

Reporter : Redaksi
Kepala Desa Sama Bahari, Moh. Malik (Tengah baju putih) bersama narasumber dan tokoh masyarakat saat sosialisasi Bahaya Narkoba dan Parenting Stunting (foto : asri_beritaformat)

Pemerintah Desa Sama Bahari menggelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Parenting Stunting sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melindungi generasi muda sekaligus mencegah masalah gizi dan pertumbuhan anak.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 10 September 2026, tersebut menghadirkan Ni Gusti Ayu Putu Indahati, S.Kep., Penyuluh Narkoba Ahli Madya BNNP Sulawesi Tengah, serta Sugyarso Sanan, BSN., M.M., tenaga ahli pendamping pencegahan dan percepatan penurunan stunting.

Baca juga: Revitalisasi SD Negeri Kecil Bainaa Barat Capai 40%

Ni Gusti Ayu Putu Indahati, S.Kep., Penyuluh Narkoba Ahli Madya BNNP Sulawesi Tengah, saat menyampaikan materi sosialisasi bahaya narkoba untuk generasi muda (foto : asri_beritaformat)

Dalam materi dan sambutan kegiatan, narkoba dan stunting menjadi dua persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari keluarga dan masyarakat dalam mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Peserta diajak memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk karakter anak, memberikan pola asuh yang baik, memenuhi kebutuhan gizi, serta membangun lingkungan yang mampu melindungi anak dan remaja dari penyalahgunaan narkotika.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sama Bahari, Moh. Malik, menyampaikan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam mencegah anak terjerumus penyalahgunaan narkoba maupun menghadapi persoalan gizi dan pertumbuhan.

“Mari kita asuh anak-anak dengan ilmu, penuhi nutrisi dengan pangan yang sehat, dan bentengi jiwa mereka dengan nilai-nilai agama serta moral,” terang Malik.

Baca juga: Revitalisasi Sekolah Donggala Disorot: APD Diabaikan, Papan Informasi Tak Terpasang

Senada dengan yang disampaikan Kepala Desa Sama Bahari, Ni Gusti Ayu Putu Indahati, S.Kep., mengajak masyarakat untuk menjadikan sosialisasi sebagai momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, aparat, tenaga kesehatan, pendamping, tokoh masyarakat, pemuda, pendidik dan keluarga.

“Mari bergandengan tangan, satukan langkah. Lindungi anak kita dari narkoba, penuhi gizi mereka untuk mencegah stunting, dan menjadi agen pembaharu demi lahirnya generasi pemenang yang akan memimpin Indonesia Emas 2045,” pesannya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan Kepala UPTD Puskesmas Lambunu I, Pendamping PKH, BPD dan LPM Desa Sama Bahari, pegawai syara, guru TPA, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, bidan desa, KPM, perangkat Desa Sama Bahari serta TP-PKK Desa Sama Bahari.

Baca juga: 4 Hektare Lahan Kelapa di Sejoli Terbakar, 43 Pohon Hangus

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba dan percepatan penurunan stunting membutuhkan keterlibatan bersama, terutama melalui penguatan keluarga dan lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami bahaya narkoba dan pentingnya pencegahan stunting, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan keluarga sehari-hari.

Reporter : Asri
Penyunting : W13D
Kategori : Daerah
Lokasi : Parigimoutong, Sulawesi Tengah
Sumber : Liputan

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru