Penerbangan Perdana Palu–Guangzhou Resmi Mengudara, Seluruh Kursi Terisi Penuh

Reporter : Redaksi
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid saat menyampaikan kemajuan transportasi udara (foto : agus_beritaformat)

Penerbangan internasional perdana rute Palu–Guangzhou, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), resmi mengudara dari Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Kamis malam (6/8/2026), setelah proses perizinan lintas negara rampung.

Penerbangan yang dilayani Garuda Indonesia menggunakan pesawat Boeing 737-800 dengan kapasitas 157 penumpang itu berangkat dengan seluruh kursi terisi penuh. Rute langsung menuju Guangzhou ditempuh dalam waktu sekitar lima jam.

Baca juga: Jelang 17 Agustus, Warga Wanamukti Barat Gotong Royong Semarakkan HUT RI ke-81

Jadwal penerbangan Garuda Indonesia dari Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri Kota Palu

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyebut penerbangan tersebut menjadi tonggak baru konektivitas internasional daerah sejak Bandara Mutiara SIS Al-Jufri kembali berstatus sebagai bandara internasional.

"Ini sejarah baru bagi Sulawesi Tengah. Penerbangan ini bukan hanya untuk mobilitas tenaga kerja, tetapi juga membuka peluang investasi, perdagangan, dan pariwisata," ujar Anwar.

Ia mengatakan Garuda Indonesia dijadwalkan melayani rute Palu–Guangzhou dua kali sepekan. Dalam waktu dekat, China Southern Airlines juga direncanakan membuka penerbangan langsung Guangzhou–Palu. Selain itu, Sriwijaya Air tengah mempersiapkan layanan penerbangan umrah dari Palu melalui Malaysia menuju Jeddah.

Baca juga: 78 KPM Desa Beringin Jaya Terima Bantuan LPG 3 Kg Tahap II 2026

Meski demikian, Anwar mengakui fasilitas pendukung di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri masih akan terus ditingkatkan guna memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi penumpang internasional.

Sementara itu, Kepala Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, Prasetiyohadi, menjelaskan jadwal penerbangan perdana sempat mengalami penyesuaian karena menunggu penyelesaian perizinan dari Civil Aviation Administration of China (CAAC) dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Indonesia.

"Proses perizinan dari kedua negara membutuhkan waktu sehingga jadwal sempat disesuaikan. Namun, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Seluruh kursi penerbangan perdana terjual habis dan pemesanan untuk sepekan ke depan juga telah penuh," jelas Prasetiyohadi.

Baca juga: SMAN 5 Sigi Serukan Semangat HUT RI Ke-81, Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap dibukanya rute internasional ini menjadi pintu masuk bagi peningkatan arus wisatawan mancanegara, investasi, serta perdagangan yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Reporter : Agus
Penyunting : W13D
Kategori : Teknologi
Lokasi : Palu, Sulawesi Tengah
Sumber : Liputan

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru