Perhutani KPH Jombang dan Pemkab, Salurkan Bantuan Kambing

avatar beritaformat.com
  • URL berhasil dicopy
Bantuan : ADM Perhutani KPH Jombang Serahkan Bantuan Kambing
Bantuan : ADM Perhutani KPH Jombang Serahkan Bantuan Kambing

JOMBANG | Perhutani KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Jombang bersama Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Jombang, berikan bantuan ternak kambing.

Bantuan tersebut dalam rangka kegiatan kelola sosial ATM (Agroforestry Tebu Mandiri) tahun 2022 wilayah BKPH Ploso Timur dan BKPH Ploso Barat, diserahkan di BKPH Ploso Timur, Administratif, Desa Tanjung wadung Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang, Kamis,(13/04/2023) pukul 16,00 Wib.

Bantuan pengembangan usaha produktif ‘ternak’ diberikan ke 6 LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) wilayah kabupaten Jombang & Lamongan dengan nilai total Rp 60.727.500,- tersebut berupa, 41 ekor kambing yang diberikan ke 6 LMDH antara lain, LMDH Wana Ayu Lestari, LMDH Wana Bina Karya, LMDH Bumi Rimba Lestari, LMDH Sukomoyo, LMDH Wono Makmur dan LMDH Wana Lestari.

ADM Perhutani Jombang Muklisin menyampaikan, "Kegiatan pada hari ini yang pertama untuk silaturrohim karena, dengan silaturrohim ini semoga kita semua di panjangkan umur yang barokah serta di limpahkan Rezeki yang melimpah."

Selain itu Muklisin juga menyampaikan Amanah dari Pemerintah, wabilkusus Bapak Presiden Republik Indonesia, "yang intinya memerintahkan dalam rapat terbatas, bahwa Perhutani perusahaan BUMN yang punya kawasan cukup luas di minta untuk support kegiatan ketahanan pangan gula Nasional." jelasnya.

Yang mana salah satunya adalah, bagaimana cara untuk ikut mensukseskan ketahan pangan sehingga, Perum Perhutani yang awalnya fokus menanam kayu, memelihara kayu, menjaga kelestarian dan Ekosistem hutan akhirnya, kita diminta juga untuk memikirkan bagaimana cara yaitu dalam rangka ketahanan pangan, imbuhnya.

Adapun lokasi ATM yang di maksud adalah, lokasi yang awalnya Non Produktif yang sudah bertahun-tahun ketika di tanami tak menghasilkan. Sedangkan setiap tahunnya Perhutani mengeluarkan biaya pengamanan serta membayar PBB karena, bagaimanapun tanah negara yang di kelola itu harus membayar PBB, jelas ADM.

Selanjutnya ADM juga berharap agar, "Asisten Perhutani dan jajaran berkomunikasi intens dengan Muspika, bersama-sama membina Masyarakat bagaimana cara untuk memanfaatkan lahan hutan. Masyarakat juga harus peduli dan ikut melestarikannya," tutup Muklisin.

Sementara itu Ketua LMDH Wana Bina Karya, Jumain, di lokasi menyampaikan, "terima kasih terhadap Perhutani KPH Jombang, dan Pemerintah atas bantuan dan dukungan lainya, untuk kemajuan masarakat sekitar hutan," tutupnya. (Cip/Dn)