Rumah Ludes Saat Pemilik ke Masjid, Tiga Anak Selamat dari Kobaran Api
Kobaran api melahap sebuah rumah milik Riskal, warga Dusun 4, Desa Bolano Tengah, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 19.30 WITA.
Ironisnya, kebakaran terjadi ketika Riskal sedang berada di masjid. Di dalam rumah saat kejadian disebut masih terdapat tiga anak. Api menghanguskan hampir seluruh harta benda korban. Dari informasi sementara, hanya satu unit sepeda motor yang tersisa dari musibah tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui dan masih dalam tahap penyelidikan aparat kepolisian.
Riskal kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bolano Lambunu pada Jumat (7/8/2026). Surat keterangan kebakaran yang diterbitkan Polsek mencatat sejumlah barang yang ikut terbakar, antara lain rumah papan, pakaian dan perlengkapan salat, uang tunai, beras dan perlengkapan memasak, satu unit TV, lima unit laptop, printer, kipas angin, kursi, lemari, tempat tidur, mesin sensor serta sejumlah dokumen penting seperti KTP, KK, SIM dan buku tabungan.
Berdasarkan estimasi nilai barang yang dilaporkan terbakar, kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp100 juta, di luar uang tunai yang turut dilaporkan terbakar. Nilai tersebut masih berupa estimasi dan belum merupakan hasil perhitungan resmi dari pihak berwenang.
Di tengah kepulan asap dan kehilangan harta benda, perhatian pemerintah desa datang melalui bantuan sosial. Kepala Desa Bolano Tengah, Sabran Marwan Selakau, memberikan santunan berupa uang kepada korban pada Jumat (7/8/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung melalui kepala dusun kepada keluarga korban.
“Pemerintah desa memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Untuk penyebab kebakaran dan besaran kerugian, kami masih menunggu proses serta informasi lebih lanjut,” demikian keterangan sementara yang disampaikan dari pihak pemerintah desa.
Peristiwa ini menyisakan ironi pahit: ketika kepala keluarga meninggalkan rumah untuk beribadah, rumah justru berubah menjadi bara. Tiga anak selamat, tetapi tempat tinggal dan sebagian besar harta benda keluarga nyaris tak tersisa.
Polsek Bolano Lambunu kini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Pemerintah Desa Bolano Tengah juga menyatakan akan melakukan klarifikasi lanjutan terkait kronologi dan dampak musibah tersebut.
Reporter : Asri
Penyunting : W13D
Kategori : Peristiwa
Lokasi : Parigimoutong, Sulawesi Tengah
Sumber : Liputan
Editor : Redaksi