Pembangunan Pengendali Banjir Sungai Paneki Capai Progres 225 Meter

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Progres pembangunan pengendali banjir sungai Paneki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (foto : Agus_beritaformat)
Progres pembangunan pengendali banjir sungai Paneki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (foto : Agus_beritaformat)

Pembangunan Pengendali Banjir Sungai Paneki di Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, terus menunjukkan progres. Hingga Kamis (9/7/2026), pekerjaan telah mencapai sekitar 225 meter dari total target 395 meter.

Proyek yang dikerjakan Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III Palu melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air ini menggunakan anggaran APBN Tahun 2026 sebesar Rp12.163.660.701. Paket pekerjaan mencakup pembangunan pengendali banjir di Sungai Paneki, Kabupaten Sigi, dan Sungai Watutela, Kota Palu, dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender oleh PT Datu Karsa Trimaulti.

Direksi Lapangan BWSS III Palu, Saiful, mengatakan pembangunan menggunakan konstruksi batu gajah sebagai pelindung tebing sungai untuk mengurangi potensi gerusan saat debit air meningkat.

"Target pekerjaan sepanjang 395 meter, saat ini progresnya sudah sekitar 225 meter. Tinggi dinding lurus 5 meter, tinggi sisi miring 6,3 meter, dengan volume batu gajah sekitar 4.661 meter kubik," ujar Saiful.

Ia menambahkan, seluruh tahapan pekerjaan diawasi agar sesuai spesifikasi teknis. Proyek ditargetkan selesai akhir Juli 2026, bahkan rekanan optimistis pekerjaan dapat dirampungkan dalam dua pekan ke depan.

Sementara itu, Kepala Desa Jono Oge, Mesak Ropiua, mengapresiasi pembangunan tersebut karena dinilai mampu mengurangi ancaman banjir yang selama ini mengganggu permukiman, rumah ibadah, sekolah, dan lahan perkebunan warga.

"Pembangunan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Harapan kami pekerjaan dapat diselesaikan hingga tuntas agar warga merasa lebih aman saat musim hujan," kata Mesak.

Pembangunan pengendali banjir Sungai Paneki diharapkan mampu memberikan perlindungan bagi permukiman, fasilitas umum, dan lahan pertanian masyarakat dari ancaman banjir di wilayah Kabupaten Sigi.

Reporter : Agus
Penyunting : W13D
Kategori : Daerah
Lokasi : Sigi, Sulawesi Tengah
Sumber : Liputan