Perbaikan Ruas Jalan Buol–Lakuan Berlanjut, Warga Nilai Akses Lebih Aman

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Salah satu pengguna jalan yang setiap hari menggunakan akses Ruas Buol-Lakuan (foto : Agus_beritaformat)
Salah satu pengguna jalan yang setiap hari menggunakan akses Ruas Buol-Lakuan (foto : Agus_beritaformat)

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah, Eko Prasetyo Galih, menegaskan pekerjaan preservasi Ruas Jalan Buol–Lakuan dengan nilai kontrak Rp16,8 miliar masih dalam tahap pelaksanaan dan berada di bawah pengawasan ketat.

Menurut Eko, setiap temuan teknis yang muncul selama proses pekerjaan akan dievaluasi sesuai ketentuan kontrak. Apabila terdapat pekerjaan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis, penyedia jasa wajib melakukan perbaikan tanpa adanya pembayaran tambahan.

"Selama proyek masih dalam masa pelaksanaan, seluruh pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi wajib diperbaiki dengan tetap menjaga mutu tanpa pembayaran kembali," tegas Eko, Jum'at (3/7/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah titik kerusakan pada badan jalan di kawasan Kota Buol telah ditangani melalui perbaikan lapis pondasi dan lapis permukaan sebagai bagian dari pekerjaan preservasi.

Sementara itu, sejumlah warga mengaku mulai merasakan manfaat dari perbaikan ruas jalan tersebut. Sebelum dikerjakan, kondisi jalan dipenuhi lubang yang dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari dan saat musim hujan.

Rusli, salah seorang pengguna jalan, mengatakan kondisi jalan saat ini sudah jauh lebih baik dibanding sebelumnya sehingga perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman.

"Kami berharap kualitas pekerjaannya benar-benar dijaga sampai selesai. Yang penting jalan ini bagus, tahan lama, dan bisa dinikmati masyarakat dalam jangka panjang," ujarnya.

BPJN Sulawesi Tengah menyatakan akan terus melakukan pengawasan hingga seluruh pekerjaan selesai. Pengawasan tersebut bertujuan memastikan setiap tahapan pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis, sehingga kualitas infrastruktur tetap terjaga dan penggunaan anggaran negara dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel.

Reporter: Agus
Penyunting: W13D
Kategori: Daerah
Lokasi: Tolitoli, Sulawesi Tengah
Sumber: Liputan