Kuota SMAN 1 Tolitoli Penuh, Puluhan Calon Siswa Dipastikan Tidak Tertampung

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Kepala SMAN 1 Tolitoli, Drs. Mohammad Ridwan, saat memberikan keterangan di ruang kerjanya (foto : agus_beritaformat)
Kepala SMAN 1 Tolitoli, Drs. Mohammad Ridwan, saat memberikan keterangan di ruang kerjanya (foto : agus_beritaformat)

SMA Negeri 1 Tolitoli memastikan kuota penerimaan peserta didik baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 telah terpenuhi. Hingga pertengahan Juni, jumlah pendaftar yang masuk melalui sistem online telah melampaui daya tampung sekolah.

Kepala SMAN 1 Tolitoli, Drs. Mohammad Ridwan, Senin (15/6), mengatakan jumlah pendaftar telah mencapai lebih dari 300 siswa, sementara kuota yang tersedia hanya 288 siswa yang akan ditempatkan dalam delapan rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas masing-masing 36 siswa.

“Pendaftar sudah 300 lebih, sementara kuota yang kami terima hanya 288 siswa. Diperkirakan ada sekitar 70 calon siswa yang tidak lolos atau tidak tertampung dan nantinya diarahkan untuk mendaftar ulang ke sekolah terdekat yang masih memiliki kuota,” kata Ridwan.

Ia menjelaskan seluruh dokumen pendaftar diverifikasi secara ketat. Seleksi dilakukan berdasarkan sistem pemeringkatan nilai, sehingga siswa dengan nilai tertinggi berpeluang lebih besar untuk diterima.

Terkait jalur domisili, Ridwan mengatakan kuota yang ditetapkan pemerintah juga telah terpenuhi. Untuk wilayah Galang hingga Galumpang, sekolah memberikan ruang penerimaan karena kawasan tersebut belum memiliki SMA negeri. Sementara wilayah domisili terdekat yang masuk dalam cakupan penerimaan antara lain Kelurahan Baru, Tuelei, Panasakan, dan Sidoarjo.

Menurutnya, kedekatan lokasi tempat tinggal dengan sekolah tidak menjadi satu-satunya faktor penentu kelulusan.

“Meski domisilinya dekat dengan sekolah, jika nilainya tidak kompetitif maka tetap bisa tertolak oleh sistem,” jelasnya.

Ridwan menilai tingginya minat masyarakat mendaftar ke SMAN 1 Tolitoli menunjukkan besarnya kepercayaan orang tua terhadap kualitas pendidikan di sekolah tersebut. Banyak orang tua yang memandang pendidikan sebagai investasi masa depan dan berharap anak-anak mereka dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi terbaik.

“Sebagian besar orang tua menginginkan anaknya bersekolah di sini karena dipersiapkan dengan baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun ada juga yang beranggapan yang penting anaknya bisa bersekolah hingga selesai,” pungkasnya.

Reporter : Agus
Penyunting : W13D
Kategori : Pendidikan
Lokasi : Toli-toli, Sulawesi Tengah
Sumber : Wawancara