Dugaan Penyimpangan P2SP SMPN 3 Tinombo Selatan Dibantah, Kepsek: Proyek Rampung dan Sesuai Mekanisme

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Gambar ilustrasi Redaksi beritaformat
Gambar ilustrasi Redaksi beritaformat

Pemberitaan sebelumnya terkait dugaan penyimpangan program P2SP di SMPN 3 Tinombo Selatan kini mendapat klarifikasi resmi dari pihak sekolah. Kepala Sekolah, Fathan Ilaihi, S.Pd., menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai mekanisme dan telah rampung 100%.

Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul surat permohonan konfirmasi dan investigasi redaksi bernomor 018/EX/KLARIFIKASI/III/2026 pada Selasa (31/3/2026), sebagai tindak lanjut atas informasi yang beredar di publik.

Menjawab isu yang berkembang, Fathan menyatakan bahwa proyek pembangunan dan revitalisasi sekolah telah selesai dan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Pekerjaan sudah 100% selesai dan siap difungsikan. Tidak ada yang disembunyikan, semua berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fokus utama dalam program tersebut adalah pemenuhan fasilitas dasar siswa, khususnya tempat ibadah dan MCK (mandi, cuci, kakus). Kedua fasilitas ini dinilai penting dalam mendukung kesehatan, kebersihan, serta pembentukan karakter siswa melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Tempat ibadah dan MCK bukan sekadar pelengkap, tapi kebutuhan dasar yang menunjang kenyamanan dan pembentukan karakter siswa di sekolah,” jelasnya.

Terkait tudingan adanya pengaruh pihak ketiga dalam pelaksanaan proyek, Fathan membantah tegas. Ia memastikan seluruh kegiatan dikelola secara internal oleh panitia sekolah sesuai kewenangan yang diberikan dalam program P2SP.

“Tidak ada pihak ketiga yang mengatur atau mengarahkan. Ini murni dikelola panitia sekolah,” tegasnya.

Dalam aspek pelaksanaan teknis, pihak sekolah juga melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi lokal agar manfaat program dapat dirasakan secara langsung oleh warga.

“Kami sengaja menggandeng masyarakat sekitar sebagai bagian dari pemerataan ekonomi di level bawah,” tambahnya.

Dengan adanya klarifikasi ini, pihak sekolah berharap publik mendapatkan gambaran utuh dan berimbang terkait pelaksanaan program P2SP di SMPN 3 Tinombo Selatan, serta tidak terjebak pada persepsi sepihak yang belum terverifikasi secara menyeluruh.

Perkembangan isu dugaan penyimpangan program publik perlu disikapi dengan prinsip keberimbangan dan verifikasi. Klarifikasi resmi dari pihak terkait menjadi elemen penting dalam memastikan informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat, proporsional, dan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.

Reporter: Asri/Enos
Editor: W13D
Kategori: Pendidikan
Lokasi: Parigimoutong, Sulawesi Tengah
Sumber: Wawancara