Banjir Lumpur Tutup Jalur Palu–Donggala, Watusampu Kembali Jadi Titik Rawan
Hujan deras yang mengguyur Kota Palu pada Selasa (3/3/2026) sore, kembali memicu banjir di ruas jalan poros Palu–Donggala, tepatnya di Kelurahan Watusampu. Air bercampur pasir dan bebatuan meluber ke badan jalan, memaksa kendaraan dari dua arah melaju perlahan dan menyebabkan antrean panjang.
Luapan air membawa material lumpur hingga menutup sebagian aspal di tanjakan menuju Watusampu. Pengendara roda dua dan roda empat harus ekstra hati-hati melintas di jalur yang dikenal sebagai akses vital penghubung Palu–Donggala.
Kondisi tersebut pertama kali ramai setelah warga bernama Anita menyiarkan langsung situasi banjir melalui Facebook. Tayangan itu memperlihatkan material pasir dan batu memenuhi jalan. Tak lama, warga lain, Lisa Ica, juga menayangkan siaran langsung dari titik berbeda yang menunjukkan antrean kendaraan mengular. Sejumlah pengendara mengaku masih tertahan di bagian atas jalan.
Watusampu dikenal sebagai kawasan yang kerap terdampak banjir saat hujan berintensitas tinggi, terutama di sekitar area aktivitas galian C. Material dari kawasan tersebut diduga mudah terbawa arus ketika drainase tak mampu menampung debit air.
Seorang warga yang enggan disebut namanya menilai persoalan ini bukan semata faktor cuaca.
“Hujan memang deras, tapi kalau drainase berfungsi baik dan aktivitas tambang diawasi ketat, lumpur tidak sampai separah ini ke jalan,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat meminta pemerintah daerah dan instansi teknis turun langsung mengevaluasi sistem pengendalian air dan pengawasan tambang.
“Ini jalur utama ekonomi. Jangan tunggu ada korban baru bergerak,” tegasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah penanganan jangka pendek maupun rencana mitigasi jangka panjang. Warga berharap pembenahan drainase dan pengawasan aktivitas pertambangan menjadi prioritas agar banjir lumpur tak terus berulang di jalur strategis tersebut.
Reporter; Anjasman
Editor: W13D
Kategori: Peristiwa
Lokasi: Donggala, Sulawesi Tengah
Sumber: Keluhan Warga
Editor : Redaksi