Proyek Sumur Bor JIAT Sibalaya Utara Capai 60,4 Meter, Target 100 Meter
Pekerjaan proyek Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, terus dikebut dan telah mencapai kedalaman pengeboran 60,4 meter dari target 100 meter. Proyek yang berjalan sekitar satu bulan ini bertujuan menyediakan sumber air bagi kebutuhan irigasi dan air bersih masyarakat, khususnya di Dusun 2 Huntap yang selama ini mengalami kesulitan air.
Welder proyek, Selamet, menyebut progres pengeboran masih berlangsung dengan pipa terpasang sebanyak 20 batang dan kebutuhan tambahan sekitar 15 batang pipa untuk menuntaskan pengeboran hingga kedalaman optimal. Namun pekerjaan sempat tertunda akibat kerusakan pada bagian kepala mesin bor.
“Sekarang posisi kedalaman sudah di angka 60,4 meter. Target kita tembus 100 meter supaya bisa mendapatkan air. Pipa yang masuk sudah 20 batang, masih perlu tambahan sekitar 15 batang lagi. Ada kendala bering atas-bawah di kepala mesin bor yang rusak, jadi pekerjaan sempat kami jeda sambil menunggu spare part,” ujar Selamet, Senin (16/2/2026).
Camat Tanambulava, Suaib, mengapresiasi program JIAT tersebut karena dinilai menjawab kebutuhan prioritas warga, baik untuk air minum rumah tangga maupun pengairan lahan palawija. Ia menilai keberadaan sumur bor berpotensi meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung program swasembada pangan pemerintah.
“Bantuan ini sangat membantu masyarakat, khususnya di Dusun 2 Huntap yang kesulitan air bersih. Ke depan berpotensi meningkatkan produktivitas perkebunan dan sejalan dengan program swasembada pangan,” kata Suaib.
Pihak pelaksana memastikan pengeboran akan dilanjutkan setelah perbaikan mesin rampung, dengan harapan sumur bor segera berfungsi dan memperkuat ketahanan air pertanian di Desa Sibalaya Utara dan sekitarnya.
Reporter: Agus
Editor: W13D
Kategori: Ekonomi
Lokasi: Sigi, Sulawesi Tengah
Sumber: Liputan
Editor : Redaksi