Irigasi INPRES Tahap III Hidupkan Sawah Tidur 15 Tahun di Desa Silondou
Desa Silondou, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli, menjadi salah satu lokasi sasaran program peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi melalui INPRES Tahap III Tahun Anggaran 2025. Program yang dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu dan dikerjakan PT Nindya Karya ini bertujuan meningkatkan efisiensi distribusi air serta menghidupkan kembali lahan sawah yang telah lama tidak produktif.
Kepala Desa Silondou, Eko Wahyudi, menyebut program irigasi tersebut membawa dampak signifikan bagi masyarakat. Ia mengungkapkan, sawah di desanya terakhir kali dimanfaatkan sekitar 15 tahun lalu akibat buruknya sistem pengairan.
“Dengan dibangunnya irigasi semi teknis ini, kami melihat sudah ada beberapa hektar sawah mulai dibuka kembali. Ini tentu berdampak positif bagi petani dan ekonomi desa,” ujar Eko, Minggu (1/2).
Menurutnya, pembangunan irigasi di Silondou merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten dalam mendorong program pusat agar dapat direalisasikan di tingkat desa.
“Ini kerja bersama. Pemerintah daerah mendorong, kementerian membangun, dan desa menyiapkan lahannya. Tantangannya bukan hanya irigasi, tapi juga pengairan, SDM, dan pengelolaan pertanian,” jelasnya.
Eko menambahkan, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia, khususnya petani milenial.
“Kalau SDA sudah siap tapi SDM tidak didukung, ini jadi persoalan. Petani sekarang perlu edukasi, teknologi, dan alat pertanian agar sawah produktif dan hasil panen berkualitas,” katanya.
Ia juga menyebut target pengembangan jaringan drainase mencapai 1.500 hektare dengan normalisasi saluran sekitar 5.000 meter, meski realisasinya masih dibatasi waktu dan anggaran.
“Kami akan terus mengusulkan lanjutan program ini melalui musrenbang dan sistem SIPD. Tujuannya jelas, menggerakkan lahan tidur dan mendukung swasembada pangan nasional,” pungkas Eko.
Reporter: Agus
Editor: W13D
Kategori: Ekonomi
Lokasi: Toli-toli, Sulawesi Tengah
Sumber: Wawancara
Editor : Redaksi