Kajati Sulteng Hadiri Bimtek Jampidsus: Penegakan Hukum Diminta Bertransformasi
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Nuzul Rahmat R., menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung di Gedung Bundar, Rabu–Jumat (26–28/11/2025). Kegiatan ini mengusung tema kebijakan penanganan tindak pidana khusus yang menyangkut hajat hidup orang banyak, sumber daya alam, serta kerugian perekonomian negara.
Bimtek diikuti seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi di Indonesia, sebagai upaya memperkuat konsistensi penanganan perkara Pidsus dan memastikan sinergi kebijakan pusat hingga daerah. Kajati Sulteng hadir secara langsung bersama Asisten Pidsus, Kasi Penyidikan, dan Kasi Dalops. Sementara jajaran Kejari dan Cabjari mengikuti secara daring.
Dalam arahannya, Jaksa Agung RI menegaskan pentingnya transformasi paradigma penyidik Pidsus. Ia meminta jajaran Kejaksaan meninggalkan pola pikir lama yang hanya berorientasi pada jumlah perkara, dan menggeser hukum menjadi sarana pelayanan publik.
“Yang diharapkan masyarakat bukan hanya hukuman, tetapi langkah korektif dan pembenahan sistem yang nyata,” tegasnya.
Jaksa Agung memaparkan tiga indikator utama keberhasilan Pidsus saat ini:
1. Efek jera dan penindakan aktor inti korupsi (big fish). Penegakan hukum harus memutus pola korupsi terstruktur dan mengubah kalkulasi pelaku.
2. Pemulihan kerugian negara yang konkret dan terukur. Lambatnya asset recovery disebut dapat menurunkan kepercayaan publik.
3. Mendorong reformasi sistem di instansi tempat korupsi terjadi. Setiap perkara harus menghasilkan perbaikan tata kelola layanan publik.
Ia sekaligus mengingatkan tidak ada toleransi bagi proses penanganan perkara yang asal-asalan, tidak profesional, atau merugikan kepentingan publik.
Kehadiran Kajati Sulteng dalam forum tersebut disebut sebagai wujud komitmen memperkuat kualitas penyidikan, profesionalitas, dan integritas aparatur Kejaksaan di daerah.
Bimtek juga menghadirkan materi dari Kepala BPKP M. Yusuf Ateh, Jampidsus Febrie Adriansyah, Kasum TNI Letjen Richard T.H. Tampubolon, serta para direktur di lingkungan Jampidsus.
Forum ini menjadi momentum peningkatan kesiapan jajaran Pidsus menghadapi dinamika penegakan hukum yang semakin kompleks, khususnya dalam perkara berdampak luas bagi masyarakat dan perekonomian negara.
Reporter : Asri
Editor : W13D
Kategori : Hukum
Lokasi : Palu, Sulawesi Tengah
Sumber : Humas Kejati Sulteng
Editor : Redaksi