Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Rumah Kosong Lolu Selatan, Diduga Overdosis
Warga Jalan Maluku Lorong 1, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Timur, dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di dalam sebuah rumah kosong, Kamis (6/11) pagi sekitar pukul 06.00 Wita. Suasana tenang di kawasan itu mendadak berubah mencekam.
Penemuan pertama kali diketahui oleh Tomi Rumangun (65), warga sekitar yang hendak menyalakan mesin air di rumah milik seorang pegawai negeri sipil bernama Rahman, yang belum menempati rumah tersebut.
“Awalnya saya kira dia cuma duduk istirahat, tapi pas saya lihat lagi sudah kaku dan ada darah di lantai,” ungkap Tomi dengan nada gemetar.
Laporan warga langsung diteruskan ke pihak RT dan Polsek Palu Selatan. Tak lama berselang, tim Inafis Polresta Palu tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi dipasang, sementara sejumlah barang bukti turut diamankan, termasuk tas pinggang berisi dompet, ponsel, dan alat hisap sabu (bong).
Sekitar pukul 09.25 Wita, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans Bhayangkara Polda Sulteng menuju RS Bhayangkara Palu untuk pemeriksaan medis.
Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismail, S.H., M.H., mewakili Kapolresta Palu Kombes Pol Deny Abrahams, S.H., S.I.K., M.H., membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, kami menemukan seorang laki-laki tanpa identitas di rumah kosong wilayah Lolu Selatan. Barang bukti sudah diamankan dan pemeriksaan lanjutan sedang dilakukan,” ujar Ismail.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat overdosis atau sakit menahun.
“Dugaan sementara korban mengalami gangguan kesehatan dan kemungkinan overdosis usai menggunakan narkoba. Namun, penyebab pastinya masih menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara,” jelasnya.
Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polresta Palu guna membantu proses identifikasi.
Penulis: Anjasman
Editor: W13D
Kategori: Peristiwa
Lokasi: Palu, Sulawesi Tengah
Editor : Redaksi