Ketua DPRD Sigi Desak Penyelesaian Proyek Jalan Sunju yang Mangkrak
Rabu, 29 Oktober 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Sigi, Sulawesi Tengah | Kategori; Daerah | Penulis; Anjasman
Proyek pembangunan jalan di Desa Sunju, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, kembali menjadi sorotan publik. Pekerjaan yang seharusnya rampung sejak lama kini belum juga selesai, memicu perhatian serius dari Ketua DPRD Kabupaten Sigi, Minhar Tjeho, S.Ag., M.M.
Minhar mendesak agar proyek yang menggunakan anggaran Tahun 2023–2024 itu segera dituntaskan secara transparan dan sesuai prosedur. Ia menegaskan bahwa keterlambatan penyelesaian proyek jalan tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi warga, terutama petani dan pelaku usaha kecil di wilayah pedesaan.
“Kami meminta agar seluruh pihak terkait dapat segera menyelesaikan persoalan proyek jalan di Sunju ini. Bila ada kendala administratif, segera dibenahi; bila ditemukan indikasi penyimpangan, selesaikan sesuai mekanisme hukum,” tegas Minhar, Senin (27/10).
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, yang meliputi Marawola, Kinovaro, dan Marawola Barat, Minhar menyebut DPRD memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan tepat sasaran dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Ia juga menambahkan bahwa meski proyek tersebut dilaksanakan sebelum dirinya menjabat di lembaga legislatif, DPRD tetap akan mengawal penyelesaiannya.
“Kami memang belum menjabat saat proyek ini dijalankan, tapi sebagai lembaga pengawas, DPRD tidak bisa menutup mata. Kami ingin masalah ini ditangani secara serius dan transparan,” ujarnya.
Menurutnya, sebelum persoalan ini mencuat, pemerintah desa bersama pihak pelaksana sebenarnya telah berupaya mencari solusi. Namun, ia menilai perlu ada koordinasi lintas instansi agar penyelesaian proyek lebih maksimal dan hasilnya sesuai harapan masyarakat.
“Kami percaya aparat desa dan pelaksana proyek telah berusaha mencari jalan keluar. Namun, hasil akhirnya harus benar-benar berpihak kepada masyarakat dan sesuai ketentuan hukum,” kata politisi Partai Golkar itu.
Minhar juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan sarana untuk meningkatkan kualitas hidup warga desa. Ia mengingatkan agar pelaksana proyek tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga menjaga mutu dan manfaat jangka panjangnya.
“Pembangunan harus membawa perubahan nyata. Jika proyek gagal diselesaikan, kepercayaan publik ikut terkikis. Ini bukan sekadar urusan administrasi, tetapi tanggung jawab moral terhadap masyarakat,” pungkasnya.
DPRD Kabupaten Sigi memastikan akan terus memantau perkembangan proyek jalan Sunju melalui fungsi pengawasan, serta mendorong pemerintah daerah untuk menuntaskan pekerjaan tersebut secara terbuka dan akuntabel.
Editor : Redaksi