Sedekah Bumi Desa Sumberwono, Wujud Syukur Pada Allah SWT
MOJOKERTO | Sedekah bumi merupakan upacara adat yang melambangkan rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan rezeki melalui bumi berupa segala bentuk hasil bumi. Upacara ini sebenarnya sangat populer di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa.
Seperti halnya di beberapa daerah di Pulau Jawa, budaya turun temurun ini juga masih dilestarikan oleh masyarakat Desa Sumberwono Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto Jawa Timur.
Pada Minggu, (26/2/2023) pagi, Masyarakat Desa Sumberwono melaksanakan kegiatan sedekah bumi, sebagai wujud rasa syukur pada Allah SWT yang telah memberikan rejeki melalui hasil bumi berupa, padi dan palawija. Bertempat di pemakaman Mbah Raden Tumenggung Prawiro Seno yang merupakan leluhur Desa Sumberwono, warga berkumpul dan bersama-sama memanjatkan do'a syukur atas nikmat yang diberikan oleh sang Pencipta.
Nasi tumpeng yang tersaji merupakan wujud syukur yang nantinya akan dibagi dan dimakan bersama, hal ini juga merupakan bentuk gotong royong dan saling menjunjung tinggi nilai budaya yang sudah mengakar di bumi Majapahit.
Ditemui awak media disela acara, kepala Dusun Sumberrame Kasan menerangkan jika, acara sedekah bumi yang dilaksanakan oleh warga masyarakat Desa sumberwono memiliki tujuan untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT sekaligus, juga mengirim do'a (kirim dungo) kepada leluhur yang Babat Alas (mendirikan desa_red) Desa Sumberwono, semoga amal baktinya waktu hidup di dunia dulu diterima oleh Allah SWT.
Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 hingga pukul 11.00 wib ini, dihadiri oleh puluhan warga dan beberapa tokoh masyarakat Desa Sumberwono. Setelah kenduri bersama, warga kembali melakukan aktivitasnya masing-masing. (Har)
Editor : Redaksi