Sinergi Perempuan Sigi Dorong Kemandirian Pangan Melalui Program “Jaksa Mandiri Pangan”

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
kolaborasi lintas organisasi perempuan di Kabupaten Sigi untuk penguatan dan kemandirian ketahanan pangan (foto : anjasman_beritaformat.com)
kolaborasi lintas organisasi perempuan di Kabupaten Sigi untuk penguatan dan kemandirian ketahanan pangan (foto : anjasman_beritaformat.com)

Selasa, 7 Oktober 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Sigi, Sulawesi Tengah | Kategori; Daerah | Penulis; Anjasman

Semangat kolaborasi lintas organisasi perempuan di Kabupaten Sigi kembali terwujud melalui kegiatan penanaman perdana jagung di Desa Rarampadende, Kecamatan Dolo Barat, pada 30 September 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Jaksa Mandiri Pangan”, sebuah inisiatif Kejaksaan yang berorientasi pada penguatan ketahanan dan kemandirian pangan masyarakat lokal.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai organisasi wanita di Kabupaten Sigi, di antaranya Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sigi Ny. Siti Halwiah, Ketua IAD Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Ny. Mila Rahmat, Ketua IAD Kejaksaan Negeri Sigi Ny. M. Aria Rosyid, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sigi Ny. Jumiati Ambo Tony W. Ponulele, Ketua Bhayangkari Polres Sigi Ny. Ayu Ritonga, serta Ketua Persit Kodim Palu Ny. Inggrid Deni Gunawan.

Program Jaksa Mandiri Pangan diinisiasi sebagai bentuk kontribusi Kejaksaan terhadap pembangunan sosial-ekonomi masyarakat, dengan fokus pada pemberdayaan perempuan dan penguatan sektor pertanian lokal. Melalui kegiatan ini, sinergi antar organisasi diharapkan mampu menjadi katalis dalam mewujudkan kemandirian pangan berbasis komunitas desa.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sigi, Ny. Siti Halwiah, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya bersifat seremonial, tetapi merupakan langkah konkret dalam memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Sigi. Kolaborasi seperti ini harus dijaga agar Sigi terus maju dan berdaya saing,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua IAD Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Ny. Mila Rahmat, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kejaksaan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kejaksaan tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial melalui kegiatan produktif seperti ini,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua IAD Kejaksaan Negeri Sigi, Ny. M. Aria Rosyid, menekankan bahwa kolaborasi antarorganisasi wanita memiliki nilai strategis dalam membangun kekuatan sosial dan ekonomi di tingkat lokal.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi pertanian di wilayahnya,” katanya.

Kegiatan penanaman jagung ini juga melibatkan kelompok tani Desa Rarampadende yang turut berpartisipasi aktif dalam dialog dan pengelolaan lahan produktif. Antusiasme warga menunjukkan adanya kesadaran kolektif terhadap pentingnya ketahanan pangan berbasis komunitas.

Melalui sinergi lintas sektor dan semangat gotong royong, program Jaksa Mandiri Pangan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan visi “Sigi Maju Berkelanjutan Berbasis Pertanian dan Pariwisata”, sekaligus memperkuat posisi perempuan sebagai aktor strategis pembangunan daerah yang resilien dan berkelanjutan.