Inovasi Ekonomi Desa Lombi: Warga Donggala Olah Daun Nilam Jadi Minyak Bernilai Ekspor
Selasa, 7 Oktober 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Donggala, Sulawesi Tengah | Kategori; Ekonomi | Penulis; Anjasman
Pemanfaatan sumber daya alam berbasis potensi lokal kini menjadi strategi efektif dalam penguatan ekonomi masyarakat desa. Hal ini tampak pada kegiatan penyulingan daun nilam yang tengah digiatkan oleh warga Desa Lombi, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Usaha penyulingan tersebut menghasilkan minyak nilam bernilai jual tinggi yang menjadi komoditas penting bagi industri parfum, kosmetik, dan farmasi, baik domestik maupun ekspor.
Salah satu pelaku usaha, Hasrul, menjelaskan bahwa proses produksi dilakukan secara konvensional namun efisien, dengan memanfaatkan teknologi sederhana berbasis kearifan lokal.
“Proses penyulingan dilakukan dengan memasukkan daun nilam kering ke dalam belanga, kemudian ditutup rapat. Sekitar satu jam kemudian, uap naik dan menghasilkan minyak nilam,” jelas Hasrul, Senin (6/10/2025).
Hasrul menambahkan, selain daun nilam, pihaknya juga memanfaatkan daun cengkeh untuk diolah menjadi minyak atsiri. Namun, metode pengolahannya sedikit berbeda karena karakteristik bahan yang lebih mudah menguap.
“Kalau daun cengkeh, perlu diuapkan terlebih dahulu sebelum menghasilkan minyak. Prosesnya memakan waktu hampir sama, sekitar satu jam,” ujarnya.
Sebagai pelaku usaha yang telah dua tahun menekuni industri penyulingan lokal, Hasrul menilai kegiatan ini tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki dimensi edukatif dan pemberdayaan.
“Harapannya, usaha ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat lain agar lebih produktif memanfaatkan potensi lokal,” tambahnya.
Dari perspektif ekonomi kerakyatan, kegiatan penyulingan ini mencerminkan transformasi masyarakat agraris menuju ekonomi berbasis inovasi lokal. Produk minyak nilam dan minyak cengkeh dari Desa Lombi menunjukkan bagaimana desa dapat menjadi pusat produksi mikro yang berkontribusi pada rantai pasok industri nasional.
Pemerintah daerah diharapkan turut memberikan dukungan berupa pelatihan, akses pasar, dan penguatan kapasitas produksi, agar usaha penyulingan minyak atsiri di Donggala dapat tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing di pasar global.
Editor : Redaksi