SMKN 1 Balaesang Terima Bantuan Revitalisasi Rp2,8 Miliar dari Kemdikbudristek
Selasa, 7 Oktober 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Donggala, Sulawesi Tengah | Kategori; Pendidikan | Penulis; Agus
Pemerintah melalui Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), menyalurkan bantuan revitalisasi satuan pendidikan kepada SMKN 1 Balaesang, yang berlokasi di Desa Mapane Tambu, Kabupaten Donggala.
Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 dengan nilai Rp2,8 miliar, dan pelaksanaannya dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) sekolah setempat.
Kepala SMKN 1 Balaesang, Djannahmal, menjelaskan bahwa program revitalisasi tersebut mencakup rehabilitasi ruang kelas dan musholla, serta pembangunan baru Ruang Praktik Siswa (RPS) Agribisnis Ternak Ruminansia dan toilet sekolah.
“Untuk menu rehab meliputi ruang kelas dan musholla. Sementara pembangunan baru berupa RPS Agribisnis Ternak Ruminansia serta toilet. Kami optimistis seluruh pekerjaan dapat rampung sesuai jadwal pada 15 Desember mendatang,” ujar Djannahmal, Senin (6/10/2025).
Ia menambahkan, revitalisasi ini diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan bermakna, sekaligus memperkuat implementasi pendidikan berbasis praktik di sekolah kejuruan.
“Dengan fasilitas yang memadai, siswa dapat belajar dan praktik secara optimal. Ini akan mendukung pembelajaran vokasi yang benar-benar relevan dengan dunia kerja,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Djannahmal menyampaikan bahwa pihaknya masih membutuhkan tambahan ruang praktik siswa untuk jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) agar seluruh kompetensi keahlian di sekolah dapat difasilitasi dengan baik.
“Kami berharap ke depan dapat kembali memperoleh dukungan untuk pembangunan RPS Teknik Komputer dan Jaringan, karena saat ini siswa belum memiliki ruang praktik khusus,” harapnya.
Program revitalisasi pendidikan vokasi di SMKN 1 Balaesang menjadi bagian dari upaya nasional memperkuat mutu dan daya saing lulusan sekolah kejuruan melalui peningkatan sarana prasarana dan pembelajaran berbasis keahlian.
Editor : Redaksi