HUT ke-80 TNI di Kediri, Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Danbrigif 16/WY Kolonel Inf Taufik Ismail, S.Sos., M.I.Pol. selaku Inspektur Upacara pada puncak peringatan HUT TNI ke 80 di lapangan Makodim 0809/Kediri (foto : hartono_beritaformat.com)
Danbrigif 16/WY Kolonel Inf Taufik Ismail, S.Sos., M.I.Pol. selaku Inspektur Upacara pada puncak peringatan HUT TNI ke 80 di lapangan Makodim 0809/Kediri (foto : hartono_beritaformat.com)

Senin, 6 Oktober 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Kediri, Jawa Timur | Kategori; Daerah | Penulis; Hartono

Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) yang digelar di Lapangan Makodim 0809/Kediri, Minggu (5/10/2025) pagi. Ratusan peserta dari unsur TNI, Forkopimda, organisasi masyarakat, dan warga tampak antusias mengikuti upacara sebagai simbol kuatnya kemanunggalan TNI bersama rakyat.

Upacara dipimpin oleh Danbrigif 16/WY Kolonel Inf Taufik Ismail, S.Sos., M.I.Pol. selaku Inspektur Upacara, dengan Kapten Inf Sumardi sebagai Perwira Upacara dan Kapten Inf Sulistiyono sebagai Komandan Upacara.

Turut hadir Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastiyo Priaji, S.I.K., M.Si., Kapolres Kediri AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.I.K., M.H., Wakil Wali Kota Qowimuddin Thoha, M.Pd.I., serta Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, bersama unsur Forkopimda lainnya.

Dalam upacara tersebut, tiga prajurit terbaik menerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia atas pengabdian mereka kepada bangsa, yakni Pelda Dariyanto (Kodim 0809/Kediri), Serda Purwantoro (Brigif 16/WY), dan Praka Isran Sabrin (Yonif 521/DY).

Amanat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang dibacakan oleh Irup, menekankan pentingnya menjaga kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam menghadapi tantangan bangsa ke depan.

“TNI lahir dari rakyat, tumbuh bersama rakyat, dan berjuang demi rakyat. Soliditas dan kepercayaan publik adalah modal utama menjaga keutuhan NKRI,” tegas Panglima TNI dalam amanatnya.

Ia juga mengingatkan seluruh prajurit untuk bijak menggunakan media sosial, menghindari tindakan yang merugikan masyarakat, serta terus menegakkan nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dalam setiap pengabdian.

Upacara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto Forkopimda Kota serta Kabupaten Kediri, sebagai simbol kuatnya sinergi lintas lembaga dalam menjaga keamanan, kedamaian, dan persatuan bangsa.