Petani di Pasangkayu Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Warga dan kepolisian membawa jenazah Suryadi petani yang tewas ditemukan menggantung di kebun (foto : anjasman_beritaformat.com)
Warga dan kepolisian membawa jenazah Suryadi petani yang tewas ditemukan menggantung di kebun (foto : anjasman_beritaformat.com)

Sabtu, 4 Oktober 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Pasangkayu, Sulawesi Barat | Kategori; Peristiwa | Penulis; Anjasman

Warga Dusun Kumboli, Desa Maponu, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, digemparkan dengan penemuan jasad Suryadi (58), seorang petani, yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kebunnya pada Kamis (2/10) pagi, sekitar pukul 09.00 WITA.

Menurut keterangan warga, Suryadi terakhir kali terlihat meninggalkan rumah selepas salat Subuh untuk menuju kebun. Namun hingga siang, ia tak kunjung kembali. Jasadnya kemudian ditemukan oleh warga yang kebetulan melintas di lokasi.

“Biasanya almarhum pulang siang atau sore, tapi tadi pagi ada warga yang menemukan beliau sudah dalam keadaan tergantung,” ungkap seorang saksi mata.

Kejadian ini segera dilaporkan ke aparat desa lalu diteruskan ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas Polsek Sarjo bersama tim medis mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, dan mengevakuasi jenazah.

Kapolsek Sarjo membenarkan penemuan tersebut.

“Benar, seorang warga atas nama Suryadi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kebunnya. Saat ini tim masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban,” jelasnya.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Hingga kini, polisi belum memastikan apakah peristiwa tersebut murni bunuh diri atau terdapat indikasi lain.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi. Sementara itu, keluarga korban masih diselimuti duka mendalam. Suryadi dikenal warga sebagai sosok yang ramah dan rajin bekerja di kebun setiap harinya.