IMM Sulteng Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Pasca KLB Keracunan di Bangkep
Sabtu, 4 Oktober 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah | Kategori; Peristiwa | Penulis; Anjasman
Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Sulawesi Tengah mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Desakan ini menyusul insiden keracunan massal yang menimpa 335 siswa SD hingga SMA di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulteng, yang telah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
Program MBG yang sejatinya bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi anak sekolah justru menuai sorotan publik karena diduga kuat menjadi pemicu kasus keracunan tersebut.
Ketua Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik DPD IMM Sulteng, Mursalim, menegaskan bahwa evaluasi harus dilakukan secara mendalam agar insiden serupa tidak terulang.
“Kami mendesak Badan Gizi Nasional untuk mengevaluasi secara menyeluruh implementasi program MBG. Jika ada kelalaian atau penyalahgunaan oleh oknum dalam pengadaan makanan, maka tindakan tegas harus segera diambil. Selain itu, kami mendukung kepolisian untuk mengusut kasus ini, dan apabila terbukti ada tindak pidana, para pelakunya wajib diproses sesuai hukum,” ujar Mursalim.
Lebih lanjut, Mursalim menekankan pentingnya keamanan pangan sebagai prioritas utama, mengingat dampaknya langsung terhadap kesehatan anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.
IMM Sulteng juga mengimbau seluruh pelaksana program MBG agar konsisten menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penyediaan makanan. Hal ini, menurutnya, penting untuk menjaga kualitas sekaligus memastikan program benar-benar memberikan manfaat positif bagi tumbuh kembang generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
“Kami siap bersinergi dengan kepolisian jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran pidana dalam pengelolaan MBG, baik di Banggai Kepulauan maupun di daerah lain. Program MBG ini adalah salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto. Sangat disayangkan apabila niat baik pemerintah dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Editor : Redaksi