BPJN Sulteng Gerak Cepat Tangani Longsor di Ruas Jalan Kebun Kopi

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Alat berat milik BPJN Sulteng sedang membersihkan sisa longsor yang menutup jalan Kebun Kopi Sulawesi Tengah (foto : ashari_beritaformat.com)
Alat berat milik BPJN Sulteng sedang membersihkan sisa longsor yang menutup jalan Kebun Kopi Sulawesi Tengah (foto : ashari_beritaformat.com)

Kamis, 25 September 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Palu, Sulawesi Tengah

Kategori; Daerah | Penulis; Ashari

Hujan deras yang mengguyur sejak 12 hingga 15 September 2025 mengakibatkan longsoran besar menutup ruas jalan kebun kopi, Sulawesi Tengah. Material tanah dari tebing gunung tidak mampu lagi tertahan sehingga menutupi badan jalan.

Balai Peningkatan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah langsung menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor di empat titik yang terdampak. Penanganan dilakukan dengan sistem buka tutup jalan demi keselamatan pengguna jalan maupun operator alat berat.

Masyarakat pengguna jalan menyampaikan apresiasi atas gerak cepat pihak terkait.

“Kami sangat berterima kasih karena BPJN selalu tanggap ketika ada longsoran. Meski ada buka tutup jalan, paling tidak kondisi darurat cepat tertangani,” ujar salah satu warga pengguna jalan yang kebetulan melintas, Rabu (17/9).

Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Bambang, menyebut pihaknya sudah berpengalaman menangani longsor di ruas jalan kebun kopi. Ia menegaskan percepatan pekerjaan dilakukan tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

“Saya sudah 12 tahun dengan jalan kebun kopi, dan sudah banyak suka dukanya. Melihat kondisi saat ini, kami genjot percepatan pembersihan material longsoran. Namun, keselamatan pengguna jalan dan operator alat berat tetap jadi prioritas utama,” tegas Bambang.

Masyarakat berharap pemeliharaan jalan kebun kopi bisa lebih ditingkatkan agar tidak terus-menerus menimbulkan gangguan.

“Intinya kami ingin jalan ini bisa memberikan kenyamanan dan keamanan, terutama di masa konstruksi sekarang,” tambah salah satu warga.

Saat ini, pekerjaan pembersihan longsoran masih berlangsung dan BPJN menargetkan dapat segera menuntaskan empat titik terdampak agar lalu lintas kembali normal sepenuhnya.