Nilam Dinilai Menjanjikan Jadi Komoditi Unggulan di Tojo Una-Una
Sabtu, 13 September 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah
Kategori; Ekonomi | Penulis; Ashari
Tanaman Nilam dinilai berpotensi besar menjadi komoditi unggulan Kabupaten Tojo Una-Una di masa mendatang. Selain dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, budidaya Nilam juga diyakini mampu mendorong daerah menjadi pusat industri berbasis religi di berbagai sektor usaha.
Meski demikian, fluktuasi harga membuat sebagian petani masih pesimis. Mereka lebih memilih menggarap tanaman lain seperti jagung, cabai, dan komoditi pangan. Namun, Ketua DPRD Tojo Una-Una, Gusnar, menegaskan Nilam tetap menjanjikan, asalkan pengelolaannya dilakukan secara serius.
“Nilam ini agak manja, berbeda dengan tanaman lain. Dalam 20 hari harus diintervensi, entah itu pembersihan gulma, penyemprotan, atau dicangkul. Tanah harus gembur dengan kedalaman 25–30 cm agar akarnya yang serabut bisa tumbuh maksimal,” ujar Gusnar, Sabtu (13/9/2025).
Menurutnya, perawatan Nilam membutuhkan ketelatenan sejak masa tanam hingga pascapanen. Petani harus rutin melakukan pembersihan gulma, pemupukan, hingga pemberian zat perangsang tumbuh. Jika dirawat optimal, satu hektar lahan bisa menghasilkan hingga 230 kilogram Nilam kering.
“Bertani Nilam ini bukan hanya pekerjaan, tapi juga seni. Kalau dikelola dengan baik, hasilnya bisa berlipat dan sangat menjanjikan. DPRD siap menjembatani petani dengan pemerintah agar mendapat dukungan modal usaha,” tambah Gusnar.
Dengan pengelolaan yang tepat, Nilam diharapkan menjadi primadona baru sektor pertanian Tojo Una-Una sekaligus penopang ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Editor : Redaksi