Semarak Bhayangkara HUT ke-79, Polda Sulteng Libatkan UMKM dan Gelar Pasar Murah untuk Masyarakat

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho saat mengunjungi salah satu stand UMKM peserta semarak bhayangkara (foto : asri_beritaformat.com)
Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho saat mengunjungi salah satu stand UMKM peserta semarak bhayangkara (foto : asri_beritaformat.com)

FORMAT PALU | Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Semarak Bhayangkara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, yang berlangsung meriah dan berdampak langsung pada masyarakat.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Polda Sulteng yang melibatkan 24 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), 12 pelaku usaha dalam Pasar Murah, serta koordinasi bersama Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, BULOG Kanwil Sulteng, dan Pengurus Daerah Bhayangkari Sulteng, dimulai Rabu (3/7) sore di halaman Mako Polda Sulteng.

Hal ini sejalan dengan tema HUT Bhayangkara ke-79, “Polri Untuk Masyarakat,” sebagai wujud komitmen Polri dalam pengabdian kepada masyarakat, memperkuat hubungan sosial, serta mendorong pemberdayaan ekonomi lokal melalui UMKM dan Pasar Murah.

Selain pembukaan Open Tournament Domino Kapolda Cup, digelar juga bazar UMKM dan Pasar Murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau untuk masyarakat.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono menyampaikan jika pemberdayaan UMKM bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mengurangi kemiskinan. Sementara Pasar Murah membantu pemerintah mengendalikan harga bahan pokok dan menjaga daya beli masyarakat.

“Semarak Bhayangkara harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, kami libatkan UMKM dan gelar Pasar Murah untuk mendukung ekonomi warga,” ujar Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, Jum'at (4/7/2025).

Ia menambahkan, “Dengan kegiatan seperti ini, Polri ingin hadir lebih dekat dan bermanfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan ekonomi.” (Asri)