Jembatan Penghubung Tiga Desa di Bolano Putus Diterjang Banjir, Warga Gotong Royong Lakukan Perbaikan Sementara
FORMAT PARIGIMOUTONG | Sebuah jembatan penghubung antar desa di Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong, terputus akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada Rabu, (18/6) malam. Banjir setinggi empat meter itu disebabkan oleh meluapnya Sungai Lambunu menyusul curah hujan ekstrem yang mengguyur kawasan itu.
Kepala Desa Bajo, Iswandi Amin B, yang ditemui awak media saat meninjau lokasi perbaikan pada Senin (23/6/2025), mengungkapkan bahwa jembatan yang roboh tersebut merupakan akses vital penghubung antara Desa Bajo, Desa Sama Bahari, dan Desa Bolano Tengah.
“Terputusnya jembatan ini menjadi kendala besar bagi masyarakat Bajo dan Sama Bahari yang mayoritas bekerja sebagai nelayan. Aktivitas jual beli ikan terhambat, dan ini sangat berdampak pada ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Iswandi.
Sebagai langkah tanggap darurat, warga dari tiga desa tersebut bergotong-royong memperbaiki jembatan dengan menggunakan 16 batang pohon kelapa sebagai penyangga sementara. Material tersebut dibeli dari warga sekitar dengan dana bantuan dari BPBD Kabupaten Parigi Moutong.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari BPBD. Sekarang masyarakat bergandengan tangan memperbaiki jembatan secara swadaya agar aktivitas bisa kembali berjalan meski dengan akses sementara,” tambah Iswandi.
Pemerintah desa berharap ada penanganan jangka panjang dari instansi terkait untuk membangun kembali jembatan permanen yang lebih kuat demi kelancaran aktivitas warga dan keberlangsungan ekonomi pesisir. (Asri)
Editor : Redaksi