NGO FORMAT Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Kasus Manipulasi Honor di SDN Sidondo Seberang
FORMAT SIGI | Seorang tenaga administrasi di SD Negeri Sidondo Seberang, DL, mengaku menjadi korban manipulasi honor oleh oknum Kepala Sekolah (Kepsek). Ia diberikan uang honor oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi sebesar Rp 2 juta lebih, namun hanya diberikan Rp 50 ribu setelah difoto sebagai bukti pelaporan.
DL menyampaikan jika kejadian tersebut terjadi pada tahun 2024 lalu, saat itu dirinya dipanggil oleh Oknum Kepsek untuk menerima uang honor. Akan tetapi, setelah difoto uang tersebut diambil kembali oleh Oknum tersebut.
"Saya hanya diberikan Rp. 50 ribu, sedangkan uang honor yang seharusnya saya terima adalah Rp 2 juta lebih," ujarnya.
Oknum Kepsek SDN Sidondo Seberang, HG, memilih bungkam dan meninggalkan awak media tanpa satu kata pun ketika dikonfirmasi pada, Senin (26/5).
Awak media berupaya untuk mengkonfirmasi pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sigi, namun belum mendapatkan klarifikasi secara resmi.
Terpisah, Mukti Wijaya, Ketua Koordinator Forum Media Transformasi (NGO FORMAT) menyesalkan tindakan tidak terpuji, yang diduga dilakukan oleh Oknum Kepsek SD Negri Sidondo Seberang.
Mukti berharap agar dinas terkait dan aparat penegak hukum segera melakukan pemanggilan untuk mengklarifikasi kejadian tersebut.
"Dinas terkait jangan tutup mata atas nasib tenaga honor yang di dzolimi. Pun demikian dengan aparat penegak hukum, jika memang terbukti ada tindakan pidana, segera lakukan proses hukum lebih lanjut agar korban mendapatkan keadilan," tegas Mukti. Selasa (27/5/2025). (Agus/Anjasman)
Editor : Redaksi