Kecelakaan Maut di Gresik, 7 Orang Tewas dan 2 Luka-Luka
FORMAT GRESIK | Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Timur (Ditlantas Polda Jatim) menerjunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan mobil Isuzu Panther dengan bus di Jalan Raya Duduksampeyan, Gresik pada Kamis (10/4) sekira pukul 05.45 pagi.
Menurut Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin, penyebab kecelakaan yang mengakibatkan kerugian sebesar 40 juta rupiah tersebut bermula ketika pengemudi mobil Isuzu Panther tidak dapat mengendalikan mobilnya dan membanting ke kiri kemudian ke kanan melewati marka jalan, sehingga berbenturan secara frontal dengan bus Hino yang melaju dari arah berlawanan.
"7 orang penumpang berikut sopir mobil phanter meninggal dilokasi, sedangkan sopir dan penumpang bus mengalami luka dan dilarikan ke RS. Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan perawatan medis," terang Kombes Pol. Komarudin. Jum'at (11/4/2025).
Komarudin juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan di jalan.
"Penggunaan sabuk pengaman adalah kewajiban bagi semua penumpang, tidak hanya pengemudi." jelasnya.
Berikut daftar penumpang mobil Isuzu Panther Nopol DK 1157 FCL yang meninggal dunia ;
1. Akhmad Basuki (49) Sopir, 2. Besar (66), 3. Muhammad Al-Fatih (3), 4. Hafiz Gandawiharja (17), 5. Muhammad Aqib (26), 6. Wiwik Sunarti (43), 7. Lislikah (53)
Ketujuh penumpang merupakan warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban Jawa Timur.
Korban luka ;
1. Suwarno (46) Sopir Bus, 2. Khoirul Anam (22) Penumpang Bus. (Mashuri)
Editor : Redaksi