Kasus Kekerasan Seksual di Parigimoutong: Kades Gio Barat Dikabarkan Mengelak

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Gambar ilustrasi pelaku kekerasan seksual pada anak dibawah umur (redaksi_beritaformat.com)
Gambar ilustrasi pelaku kekerasan seksual pada anak dibawah umur (redaksi_beritaformat.com)

FORMAT PARIGIMOUTONG | Keluarga korban yang juga menjabat sebagai kepala dusun, mengaku jika dirinya dipanggil kembali oleh penyidik dan diminta keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan kemarin (red_Jum'at 7/2).

Hal ini dikarenakan, Oknum Kepala Desa (Kades) Gio Barat tidak mengakui perbuatan yang dia lakukan di vidio yang sudah marak beredar, terkait dugaan kekerasan seksual pada anak.

"Kades tidak mengakui perbuatan yang terekam di vidio dan viral tersebut. Bahkan Kades menunjukkan surat pernyataan korban yang tidak keberatan dengan perlakuannya," terang Kepala Dusun. Sabtu (9/2/2025).

Akan tetapi, pihak penyidik dan KPAI makin menegaskan perbuatan Kades tersebut telah terjadi karena, ada bukti surat pernyataan dimana menyatakan bahwa korban tidak keberatan atas perbuatan yang dilakukan oleh Kades.

Terpisah, di hari yang sama, Kasi Humas Polres Parigimoutong, Iptu Sumarlin, S.H., menyampaikan, jika kasus yang terjadi di Desa Gio Barat dengan terduga pelaku Oknum Kades masih dalam proses penyidikan.

"Kasusnya sementara masih proses pak," jawabnya, via pesan Whatsapp ke awak media.

Hal senada disampaikan Kasi Intel Kejari Parigimoutong, Irwanto, S.H., jika berkas hasil penyidikan, dikembalikan kepada penyidik Polres Parigimoutong karena ada kekurangan.

"Berkas kami kembalikan kepada penyidik untuk segera dilengkapi kekurangannya. Setelahnya, penyerahan tahap dua dan persiapan untuk pelimpahan ke pengadilan. Minggu depan berkas yang sudah dilengkapi akan diserahkan kembali," tuturnya.

Perlu diketahui, kasus yang terjadi di Desa Gio Barat, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigimoutong merupakan kasus kekerasan seksual pada sesama jenis, diduga memakan korban puluhan anak dibawah umur. (Asri)