Tanggul Jebol, 10 Rumah Terendam, Warga Desa Olonggata Keluhkan Ketidakpedulian Kades

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Rumah milik warga yang terisolir akibat terendam air luapan laut (foto : asri_beritaformat.com)
Rumah milik warga yang terisolir akibat terendam air luapan laut (foto : asri_beritaformat.com)

FORMAT PARIGIMOUTONG | Masyarakat pesisir Desa Olonggata, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigimoutong, Provinsi Sulawesi Tengah, keluhkan dampak jebolnya tanggul sejak bulan November 2024 lalu yang merendam sedikitnya 10 rumah warga.

"Sudah 4 kali air laut meluap ke permukiman warga, dan merendam sejumlah rumah berikut fasilitas umum, lapangan sepakbola," terang MT, salah satu warga saat menghubungi awak media pada, Rabu (1/1/2025).

Tak hanya masalah tanggul jebol, lanjut MT, sejumlah masalah lain sempat dilaporkan ke Kepala Desa (Kades) Olonggata, inisial YS, akan tetapi, pesan dan telepon warga tidak pernah digubris oleh Kades.

"Kades menyampaikan ketidak sukaannya kepada masyarakat Dusun 2 sehingga, patut diduga Kades tidak mempedulikan nasib warganya," terang MT.

"Kami menduga kuat Dana Desa ditilap Kades karena, program pembangunan di desa tidak terlaksana secara maksimal, hanya lampu jalan yang terealisasi," imbuh MT.

Terpisah, dihari yang sama awak media mencoba mengklarifikasi YS melalui pesan singkat dan telepon Whatsapp, akan tetapi tidak ada jawaban dari oknum Kades YS

Sementara, Camat Moutong, Aftar, dihari yang sama langsung merespon dan berjanji akan melakukan perbaikan tanggul untuk warga yang terdampak banjir di Desa Olonggata.

"Akan kami tindaklanjuti melalui Kades dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa). Insyallah dapat dianggarakan di tahun 2025, minimal memperkecil area yang tergenang. Saya sangat mendukung keluhan warga, walaupun sementara menggunakan karung berisi pasir, atau nanti kita lihat penetapan APBDes 2025," terang Aftar. (Asri)