Bentrok Mahasiswa UNTAD Kapolsek Mantikulore Turun Tangan Redam Konflik
FORMAT PALU | Kericuhan antara mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad), yang terjadi pada, Senin (4/11), sekitar pukul 16.30 WITA, di halaman Gedung Fakultas Teknik, dipicu aksi pelemparan batu oleh sekelompok mahasiswa Fakultas Teknik, ke arah Sekretariat Bersama (Sekber) Fakultas Kehutanan, dan berakhir perkelahian.
Kapolsek Mantikulore, Iptu Siti Elminawati dalam keterangannya mengatakan, aksi tawuran tersebut ketika mahasiswa Fakultas Teknik berkumpul di sekitar gedung fakultas dan melakukan pelemparan batu.
“Pihak keamanan kampus segera bertindak, dibantu oleh regu Raimas Polresta Palu, yang mencoba mengendalikan situasi dengan menembakkan gas air mata. Upaya ini berhasil membuat kedua kelompok mahasiswa membubarkan diri,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iptu Siti Elminawati menyebut, pihaknya hadir di lokasi untuk memberikan imbauan kepada mahasiswa Fakultas Kehutanan, agar kembali ke tempat tinggal masing-masing, dan menghindari kerumunan yang berpotensi memicu konflik lebih lanjut.
“Berkat upaya persuasif ini, kedua kelompok mahasiswa dapat dibubarkan secara damai,” ungkapnya.
Namun, tambah Kapolsek Mantikulore menyebut, ketegangan kembali muncul ketika mahasiswa dari kedua fakultas mendatangi Rumah Sakit Undata sekitar pukul 18.30 WITA, untuk membesuk korban luka dari kedua pihak.
“Pihak keamanan rumah sakit pun mengimbau para mahasiswa untuk membubarkan diri, agar tidak mengganggu kenyamanan fasilitas kesehatan tersebut. Tak lama kemudian, petugas Polsek Mantikulore tiba di lokasi dan meminta kelompok mahasiswa tersebut meninggalkan rumah sakit. Pukul 19.20 WITA, para mahasiswa dari kedua fakultas pun akhirnya meninggalkan area RS Undata,” jelasnya.
Iptu Siti juga menerangkan bahwa, pihak kepolisian akan terus mengawasi situasi di sekitar kampus demi menjaga keamanan dan ketertiban.
"Kami mengharapkan kerja sama dari para mahasiswa untuk menghindari tindakan provokasi lebih lanjut. Patuhi imbauan ini demi keamanan dan ketertiban bersama," pungkasnya. (Ono)
Editor : Redaksi