Masyarakat Hindu Bali-Parimo Gelar Utsawa Dharma Gita Peringati Hari Raya Galungan dan Kuningan
FORMAT PARIMO | Hari Raya Galungan dirayakan oleh umat Hindu Bali setiap 210 hari sekali, dengan menggunakan perhitungan kalender Bali yaitu pada, hari Budha Kliwon Dungulan. Perayaan Galungan adalah, perayaan hari kemenangan Dharma melawan Adharma.
Hari Kuningan merupakan resepsi bagi hari Galungan sebagai kemenangan Dharma melawan Adharma yang pemujaannya ditujukan kepada para Deva dan Pitara agar, turun melaksanakan pensucian serta mukti, atau menikmati sesaji yang dipersembahkan.
Seperti halnya yang dilakukan oleh masyarakat Hindu yang bermukim di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Pada tahun ini, warga Hindu di Desa Wanamukti Barat, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigimoutong, Provinsi Sulawesi Tengah, merayakan hari Raya Galungan dan Kuningan dengan menggelar Utsawa Dharma Gita (festival/lomba nyanyian suci keagamaan Hindu) se-Kecamatan Bolano.
Acara yang dihadiri oleh sejumlah pemangku adat masing-masing desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Wanamukti Barat, PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) Desa Wanamukti Barat, PHDI Kecamatan Bolano, turut di ikuti sejumlah peserta diantaranya, masyarakat adat Shanti Buana Kereta Desa Sritabaang, adat Dalem Buana Agung, adat Angga Sari, adat Windhu Nadi Desa Wanamukti Barat dan, masyarakat adat Merta Sari Desa Lembah Bomban.
Dalam sambutannya, Kepala Desa (Kades) Antar Waktu Wanamukti Barat, I Gusti Made Erawadi menyampaikan, tujuan digelarnya Utswa Dharma Gita untuk mempererat solidaritas dan meningkatkan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
"Terselenggaranya kegiatan ini bertujuan untuk, mempererat solidaritas dan meningkatkan Sradha, (kepercayaan dan keyakinan) serta, Bhakti kepada Tuhan YME sekaligus, melestarikan adat istiadat, bahasa, seni dan budaya masyarakat Hindu, Bali khusunya, yang ada di Kecamatan Bolano," ungkapnya, Minggu (29/9/2024). (Asri)
Editor : Redaksi