Candra : Pemkab Luwu Utara Diduga Lakukan Pembiaran Warga Terdampak Banjir Bandang

avatar beritaformat.com
  • URL berhasil dicopy
Rugi : Kondisi puluhan hektar sawah warga mengalami gagal panen akibat diterjang banjir bandang (doc.Aswin/Boed_beritaformat.com)
Rugi : Kondisi puluhan hektar sawah warga mengalami gagal panen akibat diterjang banjir bandang (doc.Aswin/Boed_beritaformat.com)

FORMAT SULSEL | Akibat curah hujan yang tinggi di sebagian wilayah Kabupaten Luwu Utara, mengakibatkan banjir bandang di daerah pegunungan Dusun Sae, Desa Embonatanah, Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara. 

"Banjir bandang mengakibatkan puluhan hektar sawah milik warga Dusun Sae, Desa Embonatanah, Kabupaten Luwu Utara hanyut diterjang banjir," ungkap Candra, salah seorang pemuda desa. Kamis (25/4/2024). 

Candra menuturkan, banjir kali ini sangat luar biasa. Sehingga, puluhan hektar lahan pertanian terdampak luapan air sungai, mengakibatkan kerugian besar bagi para petani yang hendak memanen padi mereka. 

Banjir sering terjadi setiap tahun. Namun banjir kali ini, adalah banjir yang sangat luar biasa, "padi masyarakat yang sudah ada dalam karung ikut hanyut terbawa arus sungai yang deras, yang terjadi pada (22/4) kemarin," tambah seorang petani Dusun Sae. 

Lanjut Chandra, jalan yang sehari-hari di lalui oleh petani, Jembatan Gantung (Titan Taliong) yang menuju akses ke sawah mereka juga rusak akibat arus dari banjir tersebut. 

"Sampai hari ini, pemerintah setempat belum melakukan tindakan apapun, seolah melakukan pembiaran terhadap kondisi yang terjadi pada hari ini," imbuh Chandra. 

Bencana banjir bandang kali ini, harusnya menjadikan perhatian BPBD dan PUPR Kab. Luwu Utara, agar secepatnya action untuk melihat langsung kondisi di lapangan. 

"Semoga ada perhatian dari pemerintah setempat, agar masyarakat Dusun Sae lebih mendapatkan perhatian yang lebih baik dari sebelumnya," pungkas Chandra. (Aswin94M/Boed)