Disdik Sulteng Dorong Prestasi Siswa SLB Lewat FLS3N dan O2SN Tingkat Provinsi

Reporter : Redaksi
FLS3N SLB se-Sulteng di Auditorium Disdik Sulteng (foto : agus_beritaformat)

Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong pengembangan potensi siswa pendidikan khusus melalui kegiatan Festival dan Lomba Seni dan Sastra Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat provinsi yang berlangsung pada 20–22 Mei 2026 di Gedung Auditorium Disdik Sulteng.

Kegiatan tersebut diikuti puluhan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah. Sebanyak 33 SLB turut ambil bagian, terdiri dari 16 SLB negeri dan 17 SLB swasta.

Baca juga: SMPN 11 Sigi Terima Bantuan Revitalisasi Rp700 Juta, Lima Ruang Kelas Direhab

Kepala Bidang Pembinaan PK-PLK dan Inovasi Dinas Pendidikan Sulteng, Muhammad Warsita menjelaskan, mekanisme perlombaan bagi siswa pendidikan khusus berbeda dengan sekolah umum. Seluruh peserta SLB langsung berkompetisi di tingkat provinsi tanpa melalui seleksi berjenjang.

“Kalau pendidikan khusus ini langsung semua sekolah berlomba di tingkat provinsi. Jadi juara pertama langsung menjadi perwakilan provinsi ke tingkat nasional,” ujar Warsita, Jumat (22/5/2026).

Ia mengatakan kehadiran orang tua dalam mendampingi anak-anak selama lomba menjadi bentuk dukungan moral yang sangat berarti bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Menurutnya, cabang lomba juga disesuaikan dengan kategori ketunaan peserta, seperti cabang catur yang diperuntukkan bagi siswa tunanetra. Meski demikian, masih terdapat keterbatasan sarana penunjang, salah satunya belum tersedianya kursi roda khusus untuk perlombaan di beberapa cabang olahraga.

Warsita berharap program “Berani Cerdas” Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat membantu pembiayaan siswa SLB berprestasi menuju tingkat nasional, terutama setelah adanya perubahan kebijakan pembiayaan dari pemerintah pusat ke daerah.

Baca juga: Pembangunan Pengendali Banjir Sungai Paneki Capai Progres 225 Meter

“Syukurnya ada program Berani Cerdas melalui BOSDA yang memungkinkan sekolah membantu kebutuhan siswa,” katanya.

Ia mengungkapkan peningkatan dana BOSDA tahun ini cukup signifikan. Bantuan untuk SLB swasta naik dari Rp50 ribu menjadi Rp150 ribu per siswa per bulan, sedangkan SLB negeri meningkat menjadi sekitar Rp90 ribu per siswa per bulan.

Selain itu, para juara yang akan mewakili Sulawesi Tengah di tingkat nasional tetap menjalani latihan intensif sesuai cabang masing-masing, termasuk di fasilitas olahraga kawasan Gelora Bumi Kaktus.

Baca juga: Kades Gunungsari Minta APH Periksa Ketua BUMDes, Aset dan Pertanggungjawaban Dinilai Tak Jelas

Dinas Pendidikan Sulteng juga mencatat adanya peningkatan partisipasi peserta pada sejumlah cabang lomba dibanding tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, itu menunjukkan minat dan keberanian anak-anak semakin tumbuh. Harapan kita prestasi tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya,” pungkas Warsita.

Reporter: Agus
Editor: W13D
Kategori: Pendidikan
Lokasi: Palu, Sulawesi Tengah
Sumber: Wawancara

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru