MOJOKERTO | Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswa sebuah politeknik di Surabaya ditemukan meninggal dunia pada Senin dini hari (6/2/2023). Dia diduga menjadi korban kekerasan di lingkungan pendidikan.
Mahasiswa itu ditemukan tak bernyawa di kamar mandi kampusnya dengan kondisi penuh darah. Diduga, dia dianiaya seniornya. Hal itu pun dibenarkan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana.
Baca juga: Polres Mojokerto Ungkap Curanmor, 3 Motor Kembali Gratis
Almarhum Rio merupakan mahasiswa Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya asal Dusun Pudakpolo, Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.
Baca juga: Mojokerto Mencekam! 40 Pemotor Diduga Serang Tiga Angkringan
Kematian putra sulung Muhammad Yani, anggota Polsek Kutorejo itu meninggalkan banyak kejanggalan, sehingga membuat keluarganya mecurigai Rio tewas dianiaya seniornya.
Baca juga: Salip Truk Tak Cukup Ruang, Pengendara PCX Tewas di Gedeg
Proses ekshumasi yang dilakukan oleh tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim dan tim Polrestabes Surabaya ini pun disaksikan puluhan warga yang sejak pagi mengerumuni area pemakaman umum Dusun Pudakpolo di belakang asrama Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim tersebut. Selasa, 7/2/2023. (Har)
Editor : Redaksi