Peringati HPN Ke 78 KJJT Jombang Fokus Kegiatan Sosial Santuni Keluarga Sapto
BERITA JOMBANG | Rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024, diperingati secara sederhana oleh Jurnalis Jombang, yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) wilayah Jombang.
Peringatan HPN kali ini, masih terbawa suasana duka, mengenang almarhum Muhammad Sapto Sugiono, wartawan kabaroposisi.net, yang meninggal akibat dibunuh tetangganya sendiri beberapa waktu lalu. Sehingga, rekan KJJT Jombang bersepakat, memberikan santunan kepada keluarga korban. Kamis, (8/2/2024).
Saat bertandang ke rumah duka, Ketua KJJT Jombang Ditha Aprilia, langsung disambut dengan pelukan, dan tangisan histeris oleh Meggy, istri almarhum Sapto. Meggy seolah ingin meluapkan rasa duka yang belum sirna, dan semakin erat memeluk Ditha, dan terlarut dalam tangisan.
Seluruh anggota KJJT yang ada di dalam ruang tamu, dan halaman depan rumah almarhum, hanya bisa terdiam, sebagian turut meneteskan air mata. Semua membisu dalam keheningan, yang terdengar hanya isak tangis Meggy dalam posisi masih memeluk erat Ditha.
Secara lugas Ditha mengungkapkan, selain memperingati HPN ke 78 tahun, kunjungan ini merupakan bentuk support mental kepada Meggy, yang kini seorang diri membesarkan ketiga putra-putrinya. Ditha juga menyampaikan tali asih, hasil donasi anggota KJJT Jombang, berupa sembako dan sejumlah uang.
"Saya atas nama teman-teman jurnalis yang tergabung dalam KJJT wilayah Jombang, sengaja bertandang ke rumah almarhum Bang Sapto karena terkait dengan peringatan HPN 2024. Sengaja kami peringati secara sederhana, tanpa seremonial ke rumah almarhum, untuk mengingatkan semua pihak, agar bisa saling bantu, saling support kepada rekan se-profesi yang sedang kesusahan," terang Ditha.
"KJJT Jombang menilai, pemberian santunan ini, karena yang bersangkutan saat meninggal, dalam status masih tercatat sebagai Kepala Biro (Kabiro) kabaroposisi.net Jombang," tambahnya.
Sembari terisak, Meggy mengucapkan terima kasih kepada KJJT Jombang, yang berkenan datang dan memberi santunan kepada keluarganya. Meggy juga meminta maaf apabila ada kesalahan dan khilaf dari almarhum semasa masih menjadi jurnalis.
"Terima kasih atas kedatangan teman-teman dari KJJT Jombang. Terima kasih atas bantuannya pada saya, yang saat ini terus-terang sangat kerepotan merawat 3 anak yang masih kecil-kecil, semenjak suami meninggal. Bantuan ini sangat berharga bagi saya dan anak-anak. Semoga KJJT Jombang semakin sukses dan selalu semangat membantu orang-orang yang kesusahan," ungkap Meggy, yang kini bertahan hidup dengan berjualan nasi ayam geprek di depan rumahnya.
Usai beramah-tamah, Dhita dan pengurus KJJT Jombang, berpamitan kepada Meggy, untuk melanjutkan rangkaian kegiatan HPN dengan ziarah kubur ke makam almarhum Sapto di TPU Wersah Jombang Kota. Saat ziarah, acara do'a dipimpin langsung oleh wakil ketua KJJT Jombang Warjito, dengan membacakan tahlil dan do'a bersama. Usai do'a bersama, seluruh anggota melakukan tabur bunga ke pusara Sapto.
"Ziarah ini, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada rekan sejawat, yang telah mendahului kita semua. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh rasa saling menghormati, dan kekompakan antar wartawan di Jombang khususnya. Fokus kegiatan HPN yang dilaksanakan KJJT Jombang tahun ini, melaksanakan kegiatan sosial, dengan memberi santunan pada keluarga almarhum, dan ziarah ke makam Sapto,” pungkas Warjito. (Darmanto)
Editor : Redaksi