Senam Jumat Bangkit Dispudporapar, Bawaslu, KPU, Petugas Pemilu dan Forkopimcam Puri
BERITA MOJOKERTO | Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus gencar mensosialisasikan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga, serta cek kesehatan berkala. Hal ini disampaikan dalam acara Jum'at Bangkit (Pembinaan Kesehatan Instansi Terpadu). Jum at, (2/1/2024) pagi, di lapangan Kantor Disbudporapar Kabupaten Mojokerto yang diawali dengan senam bersama.
Turut hadir dalam kegiatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr. Ulum Rokhmat Rokhmawan, Kepala Dinas Dispudporapar Kabupaten Mojokerto Norman Handhito, Kepala Bawaslu Kabupaten Mojokerto Dody Faizal, Kepala KPU Kabupaten Mojokerto Muslim Bukhori, Camat Puri Nalurita Priswiandini dan Forkopimcam Puri.
Senam Jumat Bangkit pagi ini, dilaksanakan di Kantor Disbudporapar Kabupaten Mojokerto, berkolaborasikan dengan KPU, Bawaslu dan Petugas Pemilu, untuk Pemilu Damai, Bersatu dan Sehat.
Bupati Mojokerto dr.Ikhfina Fatmawati,M.Si., mengatakan, "senam ini rutin kita laksanakan pada minggu pertama, hari Jumat setiap bulannya. Kita keliling ke kantor-kantor OPD untuk menggerakkan para pegawai, agar disiplin menjaga kesehatan dengan senam bersama dan cek kesehatan. Upaya ini adalah ikhtiar kita menjaga kesehatan, yang menjadi modal utama dalam bekerja,"terangnya.
Masih kata Bupati, "Olahraga adalah kebutuhan, sekaligus menjadi hak bagi fisik panjenengan. Ketika ada kesempatan olahraga, ayo maksimalkan. Sebab ketika tubuh berkeringat, tubuh akan mengeluarkan racun melalui cairan tersebut. Selain itu, tentunya dapat membakar lemak, melancarkan peredaran darah, menyehatkan pacu jantung, menghasilkan endorfin secara rutin, dan penyeimbang metabolisme," urainya.
Setelah senam, dilaksanakan Posbindu PTM untuk pemeriksaan klinis dan laboratorium sederhana, meliputi cek gula darah, kolesterol dan asam urat, bagi semua pegawai dan petugas pemilu.
"Panjenengan juga harus cek kesehatan dengan petugas, salah satu yang diperiksa adalah lingkar perut. Untuk laki-laki tidak boleh lebih dari 90 cm, dan perempuan tidak boleh lebih dari 80 cm. Sehat yang kita cari, tubuh ideal bonusnya. Nanti juga ada kuisioner karena kita juga ingin memastikan kesehatan jiwa," jelas bupati.
Sementara itu Norman Handhito Kepala Disbudporapar Kabupaten Mojokerto, mengatakan, instansinya juga siap berpartisipasi dan menyukseskan pemilu 2024.
"Terkait pemilu damai, kami sudah mengumpulkan ketua organisasi-organisasi kepemudaan, dan mengajak untuk turut mensukseskan pemilu 2024 dengan berpartisipasi menyalurkan hak suara. Tanggal 5 Februari besok, kami juga akan mengundang pengusaha wisata di Ubalan. Kita bermaksud untuk menginstruksikan, bahwa objek wisata bisa dibuka di atas jam 12 siang setelah selesai nyoblos di TPS," tutup Norman.(R_X)
Editor : Redaksi