Ali Kuncoro Tekankan Anggaran Yang Sudah Diterima Kecamatan Harus Terserap Habis

avatar beritaformat.com
  • URL berhasil dicopy
Tutup : Pj Walikota Mojokerto Muhammad Ali Kuncoro, S.STP.,M.Si.,(tengah) menghadiri Musrenbang Kelurahan Surodinawan sekaligus mengakhiri Road Show Musrenbang di 18 Kelurahan se-Kota Mojokerto
Tutup : Pj Walikota Mojokerto Muhammad Ali Kuncoro, S.STP.,M.Si.,(tengah) menghadiri Musrenbang Kelurahan Surodinawan sekaligus mengakhiri Road Show Musrenbang di 18 Kelurahan se-Kota Mojokerto

BERITA MOJOKERTO | Road Show Musrenbang ( Musyawarah Perencanaan Pembangunan), di 18 kelurahan, Kota Mojokerto, yang dimulai sejak (15/1), kini memasuki akhir pelaksanaan. Ditutup pada Musrenbang Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. Yang dilaksanakan di aula Kelurahan Surodinawan, Jalan Raya Surodinawan No. 171. Kamis, (25/1/2024) pagi. 

Beberapa pejabat pemangku kebijakan dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah), estafet bersama Pj. Walikota Mojokerto Muhammad Ali Kuncoro,S.STP.,M.Si., menyerap usulan tentang pembangunan SDM (Sumber Daya Manusia), peningkatan ekonomi, maupun pembangunan infrastuktur. 

Kepala Bappeda Litbang Kota Mojokerto, Agung Moeljono Soebagijo,SH.,MH., menyampaikan pemaparan, capaian serapan anggaran pada Kelurahan Surodinawan tahun 2023. Yang mana, dari total anggaran sebesar 1.3 milliar rupiah, hanya mampu terserap 77.78% atau 967 juta rupiah. 

"Dari hasil capaian yang sudah kita sampaikan, harapan kami, Kelurahan Surodinawan, yang pada tahun 2024 ini mendapatkan stimulus dari Dana Kelurahan (Dakel) sebesar 3.1 milliar rupiah, ditambah Dana Intervensi dari APBD sebesar 5.5 milliar rupiah, dengan total 8.6 milliar rupiah. Bisa menyerap habis, untuk melaksanakan program yang sudah di usulkan pada pra-Musrenbang," terang Agung, sapaan Kepala Bapeda Kota Mojokerto. 

“Sebelumnya, Kelurahan Surodinawan telah melaksanakan pra-Musrenbang yang menghasilkan, 93 usulan untuk pembangunan infrastruktur, 38 usulan untuk pembangunan SDM, dan 6 usulan untuk pembangunan ekonomi," pungkas Agung. 

Ali Kuncoro, sapaan akrab Pj Walikota Mojokerto, memberikan kritikan, sekaligus arahan. Agar anggaran yang sudah diterima kecamatan, bisa terserap habis untuk kegiatan yang sudah direncanakan. 

"Tolong, kalau diberi anggaran itu, harus bisa membelanjakan secara presisi. Pergunakan sesuai dengan rencana kegiatan, dan anggaran yang sudah bapak/ibu ajukan," pintanya. 

Ali Kuncoro juga merasa bangga, dari Road Show Musrenbang ke 18 Kelurahan, anggaran terbesar, didapat Kelurahan Surodinawan. 

"Dari data yang kita punya, selama saya mengikuti Musrenbang, anggaran paling besar pada tahun 2024 adalah Kelurahan Surodinawan, tembus di angka 3.1 milliar rupiah. Besarnya anggaran ini, pertanda banyak usulan, dan program luar biasa, yang berdampak pada masyarakat," imbuhnya. 

Lanjut Ali Kuncoro, "Postur APBD Kota Mojokerto terbatas, hanya 1,2 triliun rupiah untuk tiga kecamatan. Jadi, semua usulan akan kita tampung. Namun, tidak semua bisa kita cover, karena keterbatasan anggaran. Usulan dan program kegiatan, akan kita pilih berdasarkan skala prioritas, dan yang paling berdampak pada masyarakat,” pungkasnya. (Harry/Sag)