Camat Dukuh Pakis Surabaya Canangkan Sub PIN Folio Serentak Pada Bayi dan Balita
BERITA SURABAYA | Sesuai arahan Kemenkes RI, Camat Dukuh Pakis Annita Hapsari Oktorina Sesoria,S.STP., canangkan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) Polio, di Balai RW 01 Dukuh Pakis 2 no 75 Surabaya, Senin (15/01/2024).
Secara simbolis orang nomor satu di Dukuh Pakis itu bersama dengan Bunda Paud, dan nakes, meneteskan vaksin ke sejumlah anak di Balai RW 01 Posyandu Gotong Royong, Posyandu Srikandi, TK.Turiani, PPT Tunas Ceria Kelurahan Dukuh Pakis.
Bersamaan dengan penacangan itu, penetesan vaksin Polio dilakukan di Posyandu Puskesmas Pembantu, untuk Kelompok Bermain (KB), PAUD, TK, dan SD.
Diketahui, setelah satu kasus anak terjangkit virus polio (Acute Flaccid Poralysis), yang terdeteksi di Kota Surabaya baru-baru ini. Polio sendiri merupakan penyakit menular yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kelumpuhan dan cacat seumur hidup, bahkan kematian.
"Sub PIN Polio digelar serentak pada hari ini (Senin), dengan penetesan oral (mulut) 'noval Oral Polio Vaccine Type 2' (nOPV2) pada anak-anak umur 0-7 tahun sebanyak 149 anak. Tanpa memandang status imunisasi sebelumnya," papar Annita
Kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan Surabaya, TP PKK, Kader Posyandu, terutama tenaga-tenaga di lapangan yang memberikan layanan vaksin polio saat ini, Annita mengucapkan terimakasih, pun kepada IIDI (Ikatan Istri Dokter Indonesia) dan MC Donald telah mensupport dan berbagi balon serta membagikan brosur.
"Dengan sinergi yang sangat baik, semoga harapan kita untuk mencapai tingkat partisipasi 95%, bahkan 100�pat terwujud. Tentunya hal ini untuk membentuk imunitas anak-anak pada usia tersebut," imbuhnya.
Masih Annita, "Orang tua cukup membawa anaknya ke Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Posyandu, TK/PAUD/SD/MI, dan pos imunisasi lainnya di bawah koordinasi Puskesmas," jelasnya.
Annita juga meminta, TNI dan Polri juga ikut membantu dalam pelaksanaan vaksin polio ini. Sehingga, target 95% bisa tercapai.
"InsyaAllah, dengan peran aktif kita dalam memberantas polio, akan membentuk generasi penerus Dukuh Pakis yang sehat dan kuat, untuk mendukung pembangunan," tambahnya.
Sementara itu Ketua Posyandu Tutik Indayani mengatakan, pemberian imunisasi akan dilakukan dua tahap. Pertama di balai RW pagi tadi, tidak menutup kemungkinan, akan ada lagi Putaran ke 2. Bilamana masih banyak yang belum mendapatkan PIN polio ke 1. Direncakan putaran kedua mulai 24 Januari 2024," ungkap Tutik.
Kepada masyarakat dihimbau untuk tidak panik. Namun demikian, Kepala Desa Emilia Trisakti Cakra Nusantara meminta warga harus tetap melakukan penerapan hidup bersih dan sehat (PHBS). Tidak BAB sembarangan, cuci tangan sebelum makan, dan imunisasi polio. Imunisasi dasar lengkap disediakan pemerintah dan gratis."pungkasnya. (Zies)
Editor : Redaksi